menerima

TERBUKA : Menerima Perbedaan

Lukas 5:27-32

Belum ada komentar 245 Views

Hidup Yesus adalah hidup yang terbuka. Ia makan dan minum dengan pemungut cukai dan orang berdosa, berdialog dan mencoba memahami alam pikir mereka. Bagi Yesus, kasih dan anugerah Allah adalah untuk semua, kenapa harus dibatasi? Kenapa harus ditarik garis pemisah? Kalaupun garis pemisah itu harus ada, maka bukan Yesus yang membuatnya, melainkan mereka yang hidupnya tertutup, yang selalu merasa diri benar (tidak merasa dirinya sakit).

Karena itu Yesus merespon orang-orang Farisi dan ahli Taurat yang mengkritik keterbukaan-Nya. “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit…” (Luk. 5:31) Yesus datang buat semua orang termasuk orang Farisi dan ahli Taurat, tetapi ketika mereka merasa keterbukaan Yesus tidak tepat, maka Yesus mempersilakan menarik batasnya sendiri. Biarlah Yesus tetap terbuka membawa kasih dan anugerah Allah kepada semua.

Budaya terbuka, bersahabat dan menerima setiap orang yang berbeda harus ada dalam diri setiap anak Tuhan yang ingin membawa kasih dan anugerahNya. Bagaimana mungkin kita bisa membawa kasih dan anugerah Allah jika kita selalu menarik garis pemisah. Semoga sikap Yesus yang terbuka menyemangati kita untuk terus menjadi gereja yang terbuka buat semua. Mari wujudkan persahabatan dengan semua…perbedaan bukanlah pemisah antara aku dengan dia…karena meskipun berbeda, kita tetap adalah mahluk ciptaan-Nya.

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Rumah Tanpa Alibi
    Matius 22:34-46
    Dalam bacaan ini, Yesus menghadapi pertanyaan dari orang-orang Farisi dan kemudian bertanya tentang identitas Mesias. Percakapan tersebut mengajak kita...
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...