HIDUP : Berubah Menjadi Lebih Baik

Filipi 3:10-16

Belum ada komentar 1307 Views

Rasul Paulus tidak selalu bisa hadir secara fisik untuk mendampingi jemaat Filipi. Pada waktu surat Filipi ini ditulis, Rasul Paulus sedang berada di dalam penjara. Namun yang menjamin pertumbuhan iman jemaat Filipi bukanlah kehadirannya, melainkan kesetiaan jemaat itu untuk terus berjalan di jalan iman dan mengupayakan pertumbuhan.

Oleh karena itu, dalam surat pastoralnya kepada jemaat Filipi, Paulus mendorong jemaat untuk selalu mengupayakan pertumbuhan dalam pengenalan akan Kristus. Bagi Paulus, bertumbuh berarti menatap ke depan dan berlari kepada tujuan untuk semakin mengenal dan menjadi seperti Kristus.

Salah satu penghambat pertumbuhan adalah sikap berpuas diri. Rasul Paulus dengan tegas mengatakan: “…aku tidak menganggap bahwa aku telah menangkapnya…” (Fil. 3:13). Dan karena itu ia akan terus berlari dan berlari. Setiap hari adalah pengalaman baru bersama Kristus. Ada satu budaya yang Rasul Paulus perkenalkan, yaitu budaya untuk selalu berpikir positif dan berinovasi serta mencari solusi dalam rangka pertumbuhan iman. Ia melihat masa lalu hidupnya dalam kerangka kasih dan anugerah Allah. Karena itu ia melupakan masa lalunya yang buruk dan mengarahkan hidupnya ke depan. Setiap hari adalah ziarah iman bersama Kristus yang mengasihinya. Dengan berpikir seperti ini Rasul Paulus dimungkinkan untuk terus berlari dan berlari…

Budaya inilah yang diadopsi oleh GKIPI dalam visi-misinya: menjadi gereja yang HIDUP. Hidup itu bergerak (berlari), berinovasi dan mencari solusi jika mengalami hambatan dan rintangan. Hidup berarti tidak boleh berpuas diri, setiap hari yang Tuhan sediakan adalah kesempatan untuk bertumbuh. Rasul Paulus boleh berada dalam penjara, pendeta bisa silih berganti, tetapi ketika kita terus berlari dan berinovasi serta mencari solusi, maka pengenalan kita kan Kristus akan selalu dibaharui hari demi hari.

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...