Menempa Pedang Menjadi Mata Bajak

Yesaya. 2:1-5

Belum ada komentar 152 Views

Minggu ini kita memasuki masa Adven yang pertama. Kata “Adven” berasal dari kata Latin ‘adventus, advenio‘ yang berarti ‘kedatangan’. Fokus pada masa Adven ini dimulai dengan kitab Perjanjian Lama yang menggambarkan adanya pengharapan akan kedatangan Mesias, yang akan menghadirkan pemerintahan Allah di dunia ini, sehingga terwujud situasi damai sejahtera. Kemudian berlanjut ke kitab Perjanjian Baru yang mengisahkan kedatangan Kristus untuk menghakimi semua bangsa. Pada saat-saat terakhir dalam perjumpaan dengan para murid, Yesus berulang-ulang mengingatkan agar berjaga-jaga dan waspada mengantisipasi peristiwa kedatangan-Nya yang kedua dalam kemuliaan pada akhir zaman.

Simbol kehadiran Mesias di dunia ini digambarkan di kitab Yesaya dengan sangat menarik, dimana keadilan ditempatkan berpasangan dengan damai sejahtera. Sebab dalam pemerintahan Allah yang adil, semua persenjataan perang diubah menjadi alat-alat produksi yang menghasilkan kesejahteraan. (ay.4) Harapan ini sesuai dengan makna Adven, yaitu menantikan dengan penuh harapan kehadiran pemerintahan Allah di dunia ini, dimana damai sejahtera Allah diwujudkan. Hal penting yang perlu diperhatikan, makna damai-sejahtera dalam pengertian Alkitab bukanlah semata-mata dalam perspektif teologis belaka. Damai sejahtera yang dimaksud hanya akan terwujud apabila umat memberlakukan keadilan, dan berkomitmen untuk mendatangkan kesejahteraan dalam persekutuan. Keadilan yang dimaksud adalah hilangnya sikap bermusuhan, dimana hal-hal yang mengarah pada kekerasan diubah menjadi energi untuk membangun, sehingga kemakmuran secara material dapat diwujudkan.

Dalam masa penantian ini Allah memanggil kita umat-Nya, untuk secara serius saling peduli dan bertanggungjawab terhadap sesama, yaitu memberi pertolongan sesuai dengan kebutuhan seperti memberi makan kepada yang lapar, memberi pakaian kepada yang telanjang, serta saling memberdayakan.

TT

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...