Yesus – Anak yang berkenan di hadapan Allah

Yesus – Anak yang berkenan di hadapan Allah

Belum ada komentar 19 Views

Minggu ini kita memasuki minggu Epifania yang menunjuk kepada penampakan (an appearence, a manifestation) ilahi. Peristiwa baptisan di sungai Yordan misalnya, merupakan penyataan Allah dalam mengungkapkan Yesus sebagai Anak Allah, yang kemudian diteguhkan dengan kehadiran Roh Kudus dalam wujud seekor burung merpati. Peristiwa ini sekaligus menunjukkan hubungan trinitarian antara Allah sebagai Bapa – Anak – Roh Kudus.

Gambaran burung merpati, sosok Yesus yang dibaptis dan suara dari langit merupakan penyingkapan diri Allah yang hadir dalam perjumpaan dengan umat-Nya. Hadirnya sosok Kristus dalam hubungan yang harmonis antara Bapa – Anak – Roh, sekaligus mengingatkan bahwa umat manusia sebenarnya dimampukan mengalami dan bahkan memiliki relasi kasih Allah. Relasi ini juga mau menyingkap dan serentak merupakan suatu penegasan bahwa manusia merupakan makhluk ciptaan yang sangat berharga di hadapan Tuhan. Kehadiran Kristus ke tengah – tengah dunia inilah yang telah mendamaikan relasi cinta kasih manusia dengan Allah. Manusia yang pada hakekatnya adalah orang berdosa dan hidup terpisah dari Allah telah kembali dipulihkan dan menjadi “manusia baru”, manusia yang mempunyai hak untuk langsung berhubungan dengan Allah, membangun relasi kasih. Penyingkapan jati diri Allah yang selama ini tersembunyi bagi manusia telah disingkapkan melalui kehadiran Kristus dan karya-karya Roh Kudus sehingga manusia dimampukan untuk memahami kehendakNya.

Relasi harmonis seperti ini lah yang diharapkan dapat terjadi di tengah- tengah kehidupan manusia satu dengan yang lain, alih-alih terjadinya tembok pemisah, jalinan persaudaran yang diikat dengan tali kasih akan menyenangkan hati Tuhan.

Bersediakah kita mempunyai inisiatif untuk menjalin tali kasih dengan sesama ?
(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan