demikian

Perbuatlah Demikian

Lukas 10:25-37

Belum ada komentar 60 Views

Kisah “Orang Samaria yang murah hati” ini sangatlah terkenal. Setelah berkisah, Yesus bertanya kepada ahli Taurat yang mendengar-Nya, “Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?” (ay. 36). Dan orang itu menjawab, “Orang yang menunjukkan belas kasihan kepadanya.” Tidak secara eksplisit disebutkan bahwa yang dimaksud adalah orang Samaria itu. Kita sudah terlalu sering mendengar bahwa yang dimaksud dengan “ketiga orang” itu adalah 1) imam, 2) orang Lewi, dan 3) orang Samaria. Namun, bagaimana jika kita mengubah perspektif kita. Ketiga orang itu adalah: 1) imam dan orang Lewi, 2) orang Samaria, dan 3) pemilik rumah penginapan.

Jika benar demikian, menjadi makin jelaslah pesannya. Baik imam dan orang Lewi kita masukkan saja ke dalam satu kategori, sebab yang mereka “lakukan” sama persis, yaitu tidak melakukan apa-apa. Mereka hanya “melewatinya dari seberang jalan” (ay. 31 & 32). Jadi, dua orang lainnya adalah orang Samaria dan pemilik rumah penginapan. Yang satu menjumpai orang yang malang di pinggir jalan, yang lain membuka rumahnya untuk menampung orang yang sama. Yang satu pergi keluar, yang lain mengizinkan yang di luar masuk.

Kisah ini adalah satu dari sedikit kisah favorit Paus Fransiskus. Sangat sering beliau berefleksi atas kisah ini. Dan selalu, baginya, orang Samaria itu adalah personifikasi Kristus, sementara pemilik rumah penginapan itu adalah Gereja. “Ia adalah Gereja, komunitas Kristen—ia adalah kita—kepada siapa setiap hari Tuhan mempercayakan mereka yang menderita dalam tubuh dan roh, sehingga kita dapat mencurahkan seluruh belas kasihan dan keselamatan kepada mereka tanpa batas.” Pesannya jelas: “Perbuatlah demikian!” (ay. 37).

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Menghidupi
    Menghidupi Pertobatan
    Pertobatan adalah hal yang umum kita dengar. Dalam pemahaman iman Kristen, kita memaknai sebuah pertobatan sebagai respon atas tindakan...
  • kudus
    Setiap Hariku Adalah Hari Kudus!
    Matius 24:36-44
    Dikotomi kotor-bersih, duniawi-rohani, dan dosa-suci, melahirkan pelbagai persoalan serius dalam kehidupan umat percaya. Katakanlah sebagai contoh di sebuah gereja...
  • dilayani
    Datang Untuk Melayani Bukan Untuk Dilayani
    Lukas 23:33-43
    Sang Raja … memang sulit untuk dipahami … alih-alih menyelamatkan diri-Nya, Ia malah memilih mati untuk sesama … Sang...
  • teladan
    Jadilah Teladan
    2 Tes. 3:6-13; Lk. 21:5-19
    Hidup mengikut Yesus, bukan sekedar hidup dengan menyandang nama Kristus, tetapi hidup Yesus itu sendiri harus nampak melalui hidup...
  • kebangkitan
    Kehidupan, Kematian Dan Kebangkitan
    Dalam janji pernikahan selalu ditutup dengan pernyataan: ‘sampai kematian memisahkan kita’. Satu penutup sebuah janji yang kurang menyenangkan! Kenapa...
Kegiatan