Hipnoterapi

Hipnoterapi

Pak Pendeta,

Belakangan ini kita sering mendengar dan melihat banyak cara penyembuhan dalam kehidupan di masyarakat maupun melalui tayangan TV. Banyak di antaranya dengan terapi. Pertanyaannya, apa pendapat gereja terutama penganut iman kristiani khususnya GKI mengenai hipnoterapi, terapi kesehatan, mental dan lain-lain dengan cara konseling dan hipnotis?

Atas pencerahan dari Bapak, terima kasih.

M di Jakarta

Jawab:

Saudara M yang tertarik dengan hipnoterapi. Sebagai orang beriman, saya memahami bila Anda mempertanyakan hipnoterapi. Karena berita yang sering kita dengar tentang hipnotis memang kadang berada di luar jangkauan pemikiran kita. Selain itu, berita mengenai hipnotis biasanya berkaitan dengan sebuah kejahatan. Misalnya: orang yang ditepuk dari belakang lalu menjadi tidak sadar dan kemudian dikuras hartanya.

Nah, bagaimana dengan hipnoterapi? Hipnoterapi adalah penggunaan hipnotis untuk terapi, misalnya menghilangkan ketakutan pada hal tertentu, menghilangkan rasa sakit pada proses melahirkan bahkan juga dapat dipakai untuk mengatasi berbagai kasus adiksi (ketagihan). Beberapa persoalan seksual juga dapat dibantu dengan hipnoterapi.

Hipnotis yang dipakai dalam hipnoterapi adalah ilmiah. Untuk menjelaskan keilmiahan hipnotis, saya perlu menjelaskan terlebih dahulu tentang 4 gelombang yang ada dalam aktivitas otak manusia dan dapat diukur dengan alat EEG. Keempat gelombang otak tersebut adalah:

  1. Gelombang otak Beta. Gelombang otak ini muncul ketika manusia sadar dan sedang bekerja/beraktivitas.
  2. Gelombang otak Alpha. Gelombang otak ini muncul ketika manusia berada dalam kondisi relaksasi.
  3. Gelombang otak Theta. Gelombang otak ini muncul ketika manusia berada dalam kondisi setengah sadar, melamun.
  4. Gelombang otak Delta. Gelombang otak ini muncul ketika manusia berada dalam kondisi tidur.

Hipnotis adalah suatu teknik untuk membawa manusia dari kondisi Beta ke kondisi Alpha, Theta atau Delta. Pada kondisi ini, si terapis bisa memberikan sugesti kepada klien untuk mengatasi masalah yang dihadapinya. Semua prosesnya ilmiah dan harus disetujui terlebih dahulu oleh klien.

Jadi hipnoterapi yang baik dan benar tidak perlu Anda takuti. Semuanya ilmiah dan tidak bertentangan dengan Firman Tuhan. Caranya pun tidak seperti penjahat yang menepuk punggung seseorang dan membuatnya tidak sadar. Bukan seperti itu! Tidak mungkin saya menceritakan teknik hipnoterapi di forum ini karena bisa sangat panjang. Intinya, seseorang yang menyetujui untuk dilakukan hipnoterapi, diajak untuk melakukan relaksasi dengan cara tertentu. Dengan demikian orang ini memasuki tahapan Alpha. Setelah itu dengan teknik induksi, orang ini akan dibawa ke tahapan Theta atau bahkan Delta. Baru kemudian dilakukan sugesti sesuai dengan masalah yang dihadapinya. Beberapa persoalan konseling kadang membutuhkan hipnoterapi. Misalnya untuk mencari akar permasalahan masa lalu, begitu juga dengan penyembuhan luka batin.

Hipnotis tentu dapat diselewengkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan dapat dipakai untuk melakukan kejahatan. Oleh karena itu, untuk berjaga-jaga, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan berkaitan dengan hipnoterapi:

  1. Harus ada permintaan persetujuan dari Anda selaku klien
  2. Harus melalui tahapan relaksasi. Karena itu, terlebih dahulu Anda dapat menanyakan bagaimana prosesnya.
  3. Karena Anda akan dibawa kekondisi ’tidur’ (Yun: hypnos) maka sebaiknya Anda didampingi oleh teman/keluarga, atau orang yang Anda percaya.
  4. Seharusnya si terapis tidak terganggu dengan kehadiran teman/pendamping Anda.
  5. Si terapis harus memiliki sertifikat yang menunjukkan kemampuannya untuk melakukan hipnoterapi.

Nah, semoga penjelasan ini membantu Anda untuk makin memahami hipnoterapi!

Bookmark and Share

Komentar

4 Responses to “Hipnoterapi”
  1. timoty.shores says:

    Mengusulkan kepada bp.Pdt.Rudy hendaknya dalam menjelaskan Hypnoterapi ini,hendaknya juga menggunakan pendekatan Firman Tuhan karena si penanya juga menanyakan pendapat gereja untuk penganut “iman Kristiani” dan tentunya ini dalam ruang lingkup/media gereja,..bpk katakan Hypnoterapi tidak bertentangan dengan Firman..apa buktinya..?…yang p’Rudy paparkan adalah bukti Ilmiah..bukan Firman

    Terbukti Hypnoterapi adalah bentuk occultism yang paling modern saat ini karena tampilannya begitu logic dan bisa diterima oleh science(ilmu pengetahuan),dan bila dilacak asal-muasal ilmu ini adalah dari dewa yunani yang namanya “Hypnos” (tidur),ilmu ini bekerja di area yang namanya “Jiwa” bagian manusia yang tidak kasat mata, tempatnya Roh Kudus,
    Pengakuan dari salah satu Hypnoterapi yang terkenal(bukan orang Krsiten),dia mengakatakan bahwa dia menggunakan ruh (roh) dalam mempraktekkan ilmu ini,pengakuan ini pernah ditayangkan oleh salah satu tv swasta bebrapa tahun lalu,…maka kita bisa tebak roh apa yang dia gunakan

    jadi kalo “Jiwa”itu kosong atau sakit akan mudah diintervensi,diinduksi,sugesti dsb,hasilnya dengan atau tanpa ijin si pasienpun sang ahli hypnosys bisa memerintahkan/memaksa si pasien untuk turun dalam keadaan tidur/tidak sadar karena roh hypnosys itu lebih besar dari roh pasien yang kosong jiwanya atau sakit bisa kita ..bisa ngerjain orang ..bisa entertainment..bisa ngobati..bisa apa saja suka-suka udel si terapis yang sudah menguasai ilmu ini … lalu siapa tokoh di balik ini semua ..jelas “kuasa gelap”..dan kita perlu hati-hati dengan Psychology atau hal-hal yang berhubungan langsung dengan Jiwa,kita perlu peka dengan suara Roh Kudus
    .
    Lalu apa yang bisa memulihkan/menyegarkan Jiwa seturut iman Kristiani ?..tertulis dalam Maz.19:8-9,yaitu Torah(pengajaran Tuhan) ..bukan hypnotism.
    Jadi penuhilah ‘jiwa’ kita dengan Firman dengan mengundang Yesus Kristus yang adalah Torah yang Hidup itu sebagai Tuhan,Juruslamat dan Raja masuk dalam hati,pikiran dan jiwa (2 Tim.3:16),maka program mengahafal ayat-ayat Kitab Suci bukan untuk anak-anak sekolah Minggu saja ,jadi Hypnotism dalam Kitab Suci termasuk golongan ilmu sihir (Ul.18:10),jadi jauhilah Hypnoterapi, pelajari Firman dan menjadi pelaku Firman, terakhir bacalah (1yoh.4:4)…
    Tuhan Yesus memberkati.

  2. timoty.shores says:

    Bp.Pdt.Rudy mengatakan bahwa Hypnoterapi tidak bertentangan dengan Firman Tuhan,mana buktinya pak???…yang pak Rudy paparkan adalah data-data ilmiah yang jelas bukan Firman Tuhan …sudah diketahui hypnoterapi adalah berasal dari ilmu hypnotis (yang berasal dari dewa di yunani ;hypnos/tidur) yang beroperasi di area “jiwa” manusia yan mana oleh karena jiwa itu manusia hidup (Kej.2:7), Seorang pakar hypnoterapi(bukan oran Kristen) juga mengakui bahwa dalam menggunakan ilmu ini dia menggunakan “roh”,maka kita mengetahui roh apa yang dia gunakan untuk hypnotis ataupun hypnoterapi…yaitu kuasa gelap (occultisme).

    Jadi kalo jiwa itu yang seharusnya ditempati oleh Roh Tuhan,tapi kalo jiwa itu kosong atau sakit maka hypnotis atau roh jahat jenis apapun bisa dengan mudahnya menguasai si manusia,hasilnya hypnotis ini bisa kita lihat sendiri di tayangan televisi ..bisa ngerjain orang…bisa entertainment orang…bisa ngobatin orang ..mengikuti suka-sukanya si pelaku hypnotis itu oleh karena itu juga kita perlu hati-hati dengan
    Psychology karena ini juga beroperasi didaerah “jiwa”sesuai dengan akar katanya ialah psyche/roh atau jiwa,dan psychology juga sudah mengadop hypnoterapi ini.

    Sekalipun sudah memenuhi 5 syarat seperti yang bp.Rudy tulis,itu hanya melindungi pelaku hypnoterapi bukan melindungi pasien,berbeda sekali dengan pengobatan badan/fisik yang terlihat si terapi menggunakan obat apa,lau untuk pengobatan jiwa,si terapi tidak terlihat pake “roh” apa??.. karena memang tidak terlihat.
    Maka untuk memulihkan jiwa ataupun mengobati jiwa tentu saja Firman Tuhan (Maz.19:8-11 dan Maz.86:2-4) bukan hypnoterapi maupun psychology.
    Jauhilah hypnoterapi karena tidak sesuai dengan Firman Tuhan,pekalah dengan suara Roh Kudus hanya dengan itu kita dapat terluput dai serangan occultisme. Tuhan Yesus memberkati bp.Pdt.Rudy…Amen

  3. Binsar Simangunsong says:

    Saya setuju dengan pendapat pa Timoty.
    Bila yang menjawab pertanyaan tersebut adalah Dr. Rudy, (bukan Pdt. Rudy) dan bukan di kolom GKI, maka jawaban pa Rudy bisa dikatakan jawaban yang baik.
    Ada perbedaan antara baik dan benar. Yang baik belum tentu benar, tetapi kebenaran pasti baik.

    Jadi untuk menjelaskan hypnosis, perlu dilihat referensi yang dipakai itu apa.
    Bila memakai referensi ilmu psikologi, maka jawaban nya akan menjadi seperti yang pa Rudy tulis diatas.

    We are in Christian community in this page, then we have to use Christian reference as our standard.
    If we as a Christian, do not use Bible as our reference, then we are not Christ disciples, yet.

    God bless you all.

  4. Silver says:

    Saya Kristen tp saya setuju dengan pak pendeta.
    hal pokok yg harus di lihat juga adalah, “ini untuk pemulihan”.
    dengan niatan baik membantu orang2 mengembalikan hidupnya dari ketakutan/emosi2 negatif dan memudahkan hal2 positif terjadi dlm pikirannya yg membuat merekapun lebih dekat dengan Tuhan Allah.
    orang yang membutuhkan pemulihan memang yang utama adalah berasal dari Tuhan dan atas seijin Tuhan, tp Tuhan juga punya segala cara untuk menyembuhkan manusia.. memakai siapa saja untuk menyembuhkan..
    harusnya hal ini dilihat positif..
    yg melihat hal ini negatif krn org2 banyak yg menyalahgunakan kelebihan tersebut.
    yg tidak setuju, apa Xan lebih memilih membiarkan org2 tetap menanam ketakutan/trauma2 mereka dibanding menyembuhkan mereka? sehingga mereka tetap memelihara diri mereka dalam ketakutan yg artinya akan semakin jauh dari Tuhan..
    Firman Tuhan itu segalanya baik.. harap hal ini’pun dilihat positif dengan tujuan yg baik..

Sampaikan Pendapat Anda

Berikan komentar Anda...
dan sertakan avatar anda. Dapatkan disini!

(*) wajib diisi