Doa: Curahan Hati Kepada Allah

1 Samuel 1:4-20; 1 Samuel 2:1-10; Ibrani 10:11-25; Markus 13:1-8

Belum ada komentar 215 Views

Tak ada yang salah dari keputusan kita untuk meminta sesuatu dari Allah. Yang dapat membawa kita kepada kesalahan dan kekeliruan adalah ketika kita meminta kepada Allah dengan kepongahan dan menyangka bahwa Allah haruslah mengabulkan permintaan kita. Hana sangat mengakui kedaulatan Allah dan karenanya, ia datang kepada Allah melalui doa dengan keyakinan bahwa doanya akan dikabulkan. Apalagi, doa permintaannya muncul dari situasi ketidakadilan akibat poligami Elkana yang membuat Hana tercampakkan sebagai isteri yang tidak bisa memberikan anak laki-laki kepada Elkana. Hana lantas menyerahkan seluruh keluh-kesahnya kepada Tuhan dan Samuel menjadi pelayan Allah yang mendampingi serta memberikan penghiburan kepada Hana.

Arahkan liturgi pada sebuah titik di mana jemaat memahami bahwa anak merupakan anugerah Allah. Permintaan Hana agar Allah memberikan seorang anak kepadanya memberi indikasi bahwa Hana sangat memahami bahwa segala-sesuatu berasal dari Allah saja.

Ada dua hal yang harus secara sensitif dijaga dalam liturgi. Pertama, bagaimana dengan orangtua yang tidak dikaruniai anak oleh Allah? Kedua, bagaimana dengan orangtua yang kehilangan anak yang mati dalam usia muda?

Kaitkan liturgi dengan Minggu khusus ini di mana guru-guru sekolah minggu dilantik ke dalam pelayanan mereka. Para guru harus menyadari bahwa pelayanan khusus ini sangat berharga, sebab Allah mempercayakan anak-anak ini kepada mereka. Orangtua juga harus menyadari bahwa anak yang dipercayakan Tuhan kepada mereka membuat orangtua menjadi pihak paling bertanggungjawab atas pertumbuhan iman anak-anak. Tugas ini tidak boleh diserahkan begitu saja kepada gereja.

JA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • sukacita
    Menjalani Hidup Beriman Dengan Sukacita
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:8-13; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Renungan: Apalagi selain sukacita dan syukur, ketika kita menyadari kebaikan Allah yang sejak awal mengasihi kita dan menyelamatkan kita....
  • kekuatan dalam kelemahan
    Kekuatan dalam Kelemahan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Renungan: Kekuatan dan kelemahan, mungkinkah bersatu? Nampaknya tidak, karena mereka saling bertentangan. Ada benarnya, jika kita hanya melihat ke...
  • sudah dimulai
    Menyelesaikan Yang Sudah Dimulai
    Ratapan 3:22-33; Mazmur 30; 2 Korintus 8:7-15; Markus 5:21-43
    Ada orang yang bisa memulai dengan baik, tetapi tidak bisa menyelesaikannya dengan baik. Lalu bagaimana dengan kita? GKI PI...
  • Setelah Badai Berlalu
    Markus 4:35-41
    Kisah angin ribut diredakan dalam injil Markus, merupakan sebuah pengalaman spektakuler bagi murid-murid Yesus yang berada di dalam perahu....
  • penabur dan benih
    Hidup Sebagai Penabur dan Benih
    Markus 4 : 26-34
    Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat...
Kegiatan