Doa: Curahan Hati Kepada Allah

1 Samuel 1:4-20; 1 Samuel 2:1-10; Ibrani 10:11-25; Markus 13:1-8

Belum ada komentar 322 Views

Tak ada yang salah dari keputusan kita untuk meminta sesuatu dari Allah. Yang dapat membawa kita kepada kesalahan dan kekeliruan adalah ketika kita meminta kepada Allah dengan kepongahan dan menyangka bahwa Allah haruslah mengabulkan permintaan kita. Hana sangat mengakui kedaulatan Allah dan karenanya, ia datang kepada Allah melalui doa dengan keyakinan bahwa doanya akan dikabulkan. Apalagi, doa permintaannya muncul dari situasi ketidakadilan akibat poligami Elkana yang membuat Hana tercampakkan sebagai isteri yang tidak bisa memberikan anak laki-laki kepada Elkana. Hana lantas menyerahkan seluruh keluh-kesahnya kepada Tuhan dan Samuel menjadi pelayan Allah yang mendampingi serta memberikan penghiburan kepada Hana.

Arahkan liturgi pada sebuah titik di mana jemaat memahami bahwa anak merupakan anugerah Allah. Permintaan Hana agar Allah memberikan seorang anak kepadanya memberi indikasi bahwa Hana sangat memahami bahwa segala-sesuatu berasal dari Allah saja.

Ada dua hal yang harus secara sensitif dijaga dalam liturgi. Pertama, bagaimana dengan orangtua yang tidak dikaruniai anak oleh Allah? Kedua, bagaimana dengan orangtua yang kehilangan anak yang mati dalam usia muda?

Kaitkan liturgi dengan Minggu khusus ini di mana guru-guru sekolah minggu dilantik ke dalam pelayanan mereka. Para guru harus menyadari bahwa pelayanan khusus ini sangat berharga, sebab Allah mempercayakan anak-anak ini kepada mereka. Orangtua juga harus menyadari bahwa anak yang dipercayakan Tuhan kepada mereka membuat orangtua menjadi pihak paling bertanggungjawab atas pertumbuhan iman anak-anak. Tugas ini tidak boleh diserahkan begitu saja kepada gereja.

JA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....
  • Memilih Menyuarakan Kebenaran
    Markus 8:27-38
    Siapa sih di dunia ini yang ingin mendengarkan kebohongan atau mendengarkan sesuatu yang tidak sebenarnya? Rasanya setiap kita ingin...
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Hidup Dalam Dia, Cukuplah
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23
    Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai...
  • Pemeliharaan Allah, Cukuplah
    Yosua 24:1-2,14-18; Mazmur 34:16-23; Efesus 6:10-20; Yohanes 6:56-69
    Berjalan bersama, mengalami bersama adalah cara kita membuktikan kasih penyertaan Tuhan dalam hidup. Peristiwa demi peristiwa baik di saat...