Christmas Carol Yang Mengesankan

Ketika saya memulai pelayanan di jemaat GKI Pondok Indah, saya mendengar bahwa GKI Pondok Indah mempunyai program Christmas Carol. Waktu itu yang terbayang oleh saya adalah kebiasaan yang saya tahu di Belanda, yaitu sekelompok orang berdiri di perempatan jalan, atau di muka rumah seseorang, menyanyikan lagu-lagu Natal. Dan memang itu juga yang kita saksikan di mal-mal mewah di Jakarta. Belakangan saya mengerti bahwa kegiatan itu dikoordinasikan dan... [baca..]

Ibuku–Guruku

“ Ary! Bangun…! Waktunya bersaat teduh!” terdengar suara Ibu membangunkan adik saya seraya mengetuk pintu kamar tidurnya dengan keras, yang membuat saya terjaga. Dan tak lama kemudian giliran saya terhentak oleh ketukan keras pada pintu kamar tidur saya. “Pungky! Bangun..! Waktunya bersaat teduh!” seru ibu saya yang terdengar amat keras di telinga. Tak lama kemudian beliau kembali mengetuk pintu kamar adik saya. “Ary! Bangun…... [baca..]

Dosen Yang Murah Hati

Saya sudah lama mengenal Pdt. Wyanto, sejak kami sama-sama mahasiswa teologi. Ia dari Sekolah Tinggi Teologia (STT) Duta Wacana di Yogyakarta, dan saya dari STT Jakarta, pada waktu itu saya masih duduk di tingkat persiapan dan ia di tingkat terakhir. Perkenalan kami terjadi dalam pertemuan mahasiswa teologi asal GKI Jawa Tengah di daerah Magelang, tahun 1974. Saat itu Pdt. Agus Susanto dan almarhum Ibu Nani juga hadir. Sekitar 20-an orang mahasiswa... [baca..]

Belajar dari Para Guru PAK

“Pak Purboyo, dapatkah Bapak membawakan renungan pada Perayaan Natal Guru-guru Pendidikan Agama Kristen (PAK), Minggu 14 Desember di lantai 3…?” tanya Pak Arman, ketua Komisi Pekabaran Injil GKI Pondok Indah. Tanpa berpikir panjang saya mengiyakannya setelah memeriksa agenda saya. Padahal sebenarnya selain belum pernah bertemu apalagi memimpin acara guru-guru PAK itu, saya juga tidak terlalu mengerti siapa guru-guru itu, serta bagaimana... [baca..]

Ming dan Ikan Emas Koki

Seusai mandi dan makan malam, ketika saya bermaksud untuk bersantai membaca-baca atau menonton film di televisi, telepon berdering. “Halo… Pungky… Ah, untung kamu di rumah…” “Hai Cu… Kenapa kok ‘untung aku ada di rumah?’” “Biasa… si Ming lagi. Ada-ada saja dia itu!” jawab Cu dengan nada kesal bercampur geli. Cu adalah seorang ibu muda yang harus sendirian membesarkan Ming, putra... [baca..]

Peduli pada Alam Lingkungan

Perawakannya tidak tinggi bahkan cenderung agak pendek. Usianya sudah hampir 80 tahun. Romo Tan Soe Ie, SJ yang berkedudukan di Gereja St. Ignatius, di desa Ponggol Kaliurang, adalah seorang tua yang kasat mata bukanlah seseorang yang istimewa. Dan memang beliau sendiri tidak pernah mengklem bahwa beliau adalah seorang yang penting apalagi istimewa. “Saya hanyalah seorang tua yang tidak punya banyak waktu lagi…” ujarnya dengan senyum... [baca..]

Dalang Istimewa

Tahun 1976, sekitar pertengahan bulan Juni, saya tiba di jemaat GKI Wonosobo, Jawa Tengah, untuk melakukan tugas penelitian jemaat dan praktik awal. Penelitian dan praktik terutama akan dilakukan di desa Winongsari, di mana jemaat GKI Wonosobo mempunyai sebuah bakal jemaat, yang waktu itu disebut sebagai cabang. Dengan Majelis GKI Wonosobo disepakati bahwa dua minggu sekali, pada akhir minggu saya ke Wonosobo agar bisa membantu pelayanan kebaktian... [baca..]

Yang “Lebih daripada yang Biasa”

1 Seperti biasa setelah berdoa pagi, Pak Handoko membuka toko bangunannya beberapa menit sebelum jam delapan. Di depan tokonya telah menunggu dua orang calon pembeli yang rupanya memerlukan material sepagi mungkin. Hal itu memang biasa, karena di kota kecil di mana Pak Handoko tinggal, hanya ada sekitar lima toko bangunan. Di antaranya hanya dua toko yang cukup lengkap asortimennya, yaitu toko Pak Handoko dan toko Anu. Setelah melayani pembeli pertama... [baca..]

Tuhan Datang Menjenguk

“Mas… masih belajar? Sudah hampir tengah malam…” Bimo mengangkat pandangnya dari buku yang sedang ditekuninya. Arimbi, istrinya, berdiri di pintu ruang kerjanya yang sempit. Di sekitar Bimo buku-buku berserakan di meja dan di rak-rak di sepanjang dinding. Ia tersenyum melihat ketidakrapian kamar kerjanya yang pasti membuat Arimbi mengerutkan alis. Karena sudah kerap kali Arimbi memintanya untuk merapikan kamar kerjanya itu. “Aku... [baca..]

Paskah di Hati

1. Sekitar sepuluh tahun yang lalu masyarakat Belanda, khususnya orang-orang percaya, dihentakkan oleh sebuah buku yang ditulis oleh dosen Perjanjian Baru dari sebuah universitas teologi terkemuka di Belanda. Dalam bukunya sang dosen hendak mengatakan bahwa berdasarkan bukti-bukti historis dan literer, Yesus dalam hidup dan karya-Nya sama sekali tidak bermaksud untuk mengorbankan diri menebus dosa manusia. Konsep pengorbanan dan penebusan Yesus adalah... [baca..]

Next Page »