Bagiku hidup adalah Kristus

Bagiku hidup adalah Kristus

Belum ada komentar 37 Views

Dipojokkan dalam situasi yang sulit, seringkali orang beriman mengalami kebingungan menentukan sikap yang sesuai dengan kehendak Tuhan, dan karena itu cenderung untuk kompromi. Rasul Paulus ketika berada dalam penjara dan menantikan keputusan hidup atau mati, ia tetap bersikap tenang sebab kemungkinan apa pun baginya sama saja.

Pengalaman perjumpaan Paulus dengan Kristus dalam perjalanan menuju Damaskus telah mengubah seluruh kehidupannya. Tak satu hari pun dijalani Paulus tanpa kehadiran-Nya, Kristus menjadi pusat kehidupannya. Kristus bagi Paulus bukan sekedar gagasan, pemahaman, pemikiran, melainkan Allah yang hidup. Allah yang selalu campur tangan dengan memberi kasih karunia keselamatan tetapi juga Allah yang memberi kekuatan untuk menjalani kehidupan ini. Karena itu terungkap kalimat “Bagiku hidup adalah Kristus”.

Bagi Paulus kematian adalah pintu masuk ke hadirat Kristus yang makin dekat, sebab melalui kematian persekutuannya dengan Tuhan semakin dekat, dia dapat bersekutu secara total dengan Kristus yang dikasihinya, dan selalu hidup dalam hadirat-Nya. Karena itu, “Bagiku” kata Paulus, “mati adalah keuntungan”.

Hidup atau mati bagi orang yang percaya pada Kristus adalah suatu anugerah. Karena itu rasul Paulus mengingatkan kepada jemaat agar mereka menghidupi kehidupan yang dianugerahkan Allah itu dengan serius, suatu kehidupan yang berbuah-buah, suatu kehidupan yang menyelamatkan sekaligus memberdayakan, suatu kehidupan yang menegakkan keadilan dan kebenaran sekaligus juga suatu kehidupan yang taat berpegang pada kehendak Tuhan.

Namun di sisi lain, keberanian untuk menanggung penderitaan bersama Kristus juga harus dipahami sebagai suatu karunia. Sebab hidup dalam kasih karunia Tuhan adalah suatu kehidupan yang mengandung kemenangan, namun juga sekaligus seringkali ada dalam situasi pergumulan yang bahkan mengarah pada penderitaan memikul salib Tuhan.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • berdosa
    Aku lah yang paling berdosa
    I Timotius 1: 12-17
    Baru-baru ini banyak orang dikejutkan oleh berita media sosial yang mengungkap tentang seorang sarjana S2 dari perguruan tinggi negeri...
  • Madu atau Racun ?
    Ulangan 30: 15-20
    Dalam perjalanan umat Tuhan memasuki “tanah perjanjian” Musa mengingatkan bahwa mereka sedang dihadapkan pada sebuah pilihan kehidupan atau kematian,...
  • Semakin serupa seperti Kristus
    Thomas Kempis dalam bukunya “Imitatio Christi”, memulai dengan mengutip Yoh.8:12 “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan...
  • sambut
    Sambutlah Sesamamu
    Lukas 13:10-17
    Setelah mengalami pembuangan, Bangsa Israel hidup kembali di Palestina dan Yerusalem. Nubuat dalam Kitab Yesaya ini memberi pengharapan akan...
  • lemah
    Sambutlah Yang Lemah
    Ibrani. 11:29-12:2
    Saya pernah dipukul oleh kakak pertama saya pada waktu saya kecil. “Kamu pikir saya sansak?” Dia bukan marah atau...
Kegiatan