Bagiku hidup adalah Kristus

Bagiku hidup adalah Kristus

Belum ada komentar 63 Views

Dipojokkan dalam situasi yang sulit, seringkali orang beriman mengalami kebingungan menentukan sikap yang sesuai dengan kehendak Tuhan, dan karena itu cenderung untuk kompromi. Rasul Paulus ketika berada dalam penjara dan menantikan keputusan hidup atau mati, ia tetap bersikap tenang sebab kemungkinan apa pun baginya sama saja.

Pengalaman perjumpaan Paulus dengan Kristus dalam perjalanan menuju Damaskus telah mengubah seluruh kehidupannya. Tak satu hari pun dijalani Paulus tanpa kehadiran-Nya, Kristus menjadi pusat kehidupannya. Kristus bagi Paulus bukan sekedar gagasan, pemahaman, pemikiran, melainkan Allah yang hidup. Allah yang selalu campur tangan dengan memberi kasih karunia keselamatan tetapi juga Allah yang memberi kekuatan untuk menjalani kehidupan ini. Karena itu terungkap kalimat “Bagiku hidup adalah Kristus”.

Bagi Paulus kematian adalah pintu masuk ke hadirat Kristus yang makin dekat, sebab melalui kematian persekutuannya dengan Tuhan semakin dekat, dia dapat bersekutu secara total dengan Kristus yang dikasihinya, dan selalu hidup dalam hadirat-Nya. Karena itu, “Bagiku” kata Paulus, “mati adalah keuntungan”.

Hidup atau mati bagi orang yang percaya pada Kristus adalah suatu anugerah. Karena itu rasul Paulus mengingatkan kepada jemaat agar mereka menghidupi kehidupan yang dianugerahkan Allah itu dengan serius, suatu kehidupan yang berbuah-buah, suatu kehidupan yang menyelamatkan sekaligus memberdayakan, suatu kehidupan yang menegakkan keadilan dan kebenaran sekaligus juga suatu kehidupan yang taat berpegang pada kehendak Tuhan.

Namun di sisi lain, keberanian untuk menanggung penderitaan bersama Kristus juga harus dipahami sebagai suatu karunia. Sebab hidup dalam kasih karunia Tuhan adalah suatu kehidupan yang mengandung kemenangan, namun juga sekaligus seringkali ada dalam situasi pergumulan yang bahkan mengarah pada penderitaan memikul salib Tuhan.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • The Power of Empathy
    Seorang profesor di sebuah universitas di hari pertama perkualiahan, berdiri dengan tegak di depan mahasiswanya dan memberikan sebuah pendahuluan...
  • Harta Paling Berharga
    Pada umumnya orang merasa bahwa harta yang paling berharga adalah uang. Dengan uang, mereka akan dapat membeli apa pun...
  • Bebaskan Aku Dari Yang Tidak Kusadari
    Bilangan 11:4-6,10-16,24-29
    Kesadaran adalah hal yang biasa kita dengar. Namun biasa didengar bukan berarti mudah untuk dilakukan. Kerapkali dalam melakukan hal...
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....
  • Memilih Menyuarakan Kebenaran
    Markus 8:27-38
    Siapa sih di dunia ini yang ingin mendengarkan kebohongan atau mendengarkan sesuatu yang tidak sebenarnya? Rasanya setiap kita ingin...