Tumbuh dalam Sorak-Sorai: Keluarga Penabur

Mazmur 126

Belum ada komentar 68 Views

Mazmur 126 adalah nyanyian sukacita yang menggambarkan kebahagiaan besar yang dialami umat Allah setelah melalui masa-masa yang penuh tantangan dan kesulitan. “Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai,” demikian janji Tuhan dalam mazmur ini. Ini adalah janji pengharapan bagi setiap keluarga yang berjuang dan bekerja keras, sering kali dalam keadaan yang tidak mudah.

Sebagai keluarga, kita mungkin pernah atau sedang mengalami masa-masa sulit, di mana usaha dan kerja keras kita belum membuahkan hasil yang terlihat. Namun, Mazmur 126 mengingatkan kita bahwa Tuhan setia dan akan memberkati setiap benih kebaikan yang kita tabur dengan hasil yang melimpah. Pertumbuhan dalam sorak-sorai berarti kita tetap percaya dan bersukacita di tengah segala proses, meskipun hasilnya belum tampak.

Bagaimana kita bisa menabur kebaikan dalam keluarga kita? Mungkin melalui kata-kata yang membangun, doa yang sungguh-sungguh, atau tindakan kasih yang kecil namun berarti. Ingatlah bahwa setiap benih yang ditabur dengan iman akan menghasilkan panen yang penuh sukacita di waktu yang ditetapkan Tuhan. Sebagai keluarga, mari kita bertumbuh dalam sorak-sorai, yakin bahwa Allah senantiasa bekerja di dalam dan melalui hidup keluarga kita. Semoga kita semua dapat menjadi keluarga yang menabur dengan setia dan menuai dengan sukacita. (ASC)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...
  • MENGAMPUNI TANPA KENDALI
    Matius18:21-35
    “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Sebuah pertanyaan...