Tulus Dan Bersih Hati

Mazmur 73:1-20

Belum ada komentar 19 Views

Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya. (Mzm. 73:1)

Iri hati terhadap orang yang meraih sukses karena perbuatan jahat. Cemburu kepada mereka yang hidupnya terlihat enak dan mewah, padahal sepengetahuan kita mereka bukan orang yang saleh. Hal ini bisa terjadi pada siapa saja. Apalagi, kalau kita sendiri berada dalam kondisi yang terbalik dari mereka.

Pemazmur dalam teks yang kita baca ini mengalami kondisi serupa pada mulanya. Ia melihat para pembual gemuk dan sehat, sedangkan ia sendiri sakit. Para pembual ini melawan langit dan mendustai bumi, tetapi mereka tampak sejahtera. Hidup yang jujur dan bersih seolah menjadi sia-sia. Dalam pergumulan itu, ia lantas menyadari bahwa menjadi iri, cemburu, dan kemudian mempertanyakan keadilan Tuhan adalah sebuah kedunguan (ay. 21-22). Tuhan adalah Allah yang adil. Ia baik kepada mereka yang tulus dan bersih hati. Kemurnian hati harus dijaga, sebab ada waktu Tuhan untuk segala sesuatu. Orang jahat akan hancur dan orang baik yang jujur dan tulus akan dimuliakan seturut kehendak dan waktu Tuhan.

Tak usah menambah beban masalah yang tidak perlu. Iri dan cemburu kepada orang jahat adalah kebodohan. Sebab, bukannya memotivasi, pikiran dan sikap yang demikian malah semakin menenggelamkan kita. Menjaga kewarasan berpikir dan kebersihan hati adalah hal penting yang akan membuat hidup kita penuh rasa syukur dan sukacita. Dengan hati yang tulus dan bersih, relasi kita akan baik dan kita pun akan antusias. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Menjaga hati agar tetap bersih dari hasrat negatif akan membawa kita ke dalam kehidupan yang tenang, dan ketulusan membuatnya senang.

Ayat Pendukung: Mzm. 73:1-20; Ams. 14:1-9; Mat. 17:14-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Saksi Iman
    Ibrani 11:17-22
    Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya. (Ibr. 11:22) Kita...
  • Bertekun Membangun Jembatan
    Ibrani 12:3-13
    Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan...
  • Meruntuhkan Tembok
    Amsal 8:32-9:6
    “Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur, buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian.”...
  • EFATA!
    Markus 7:24-37
    Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya: “Efata!”, artinya: Terbukalah! (Mrk. 7:34) “Yesus Kristus Sang...
  • Hikmat Dan Keadilan
    Amsal 8:1-31
    Segala perkataan mulutku adalah adil, tidak ada yang belat-belit atau serong. Semuanya itu jelas bagi yang cerdas, lurus bagi...