Mentalitas Babel

Yeremia 51:47-58

Belum ada komentar 105 Views

Sekalipun Babel naik ke langit dan membuat ketinggian kubunya tak terhampiri, atas perintah-Ku para perusak akan datang kepadanya, demikianlah firman TUHAN. (Yeremia 51:53)

Seorang ayah menasihati anaknya agar tidak menjadi seperti kacang lupa kulitnya. Sang ayah berharap anaknya menyadari siapa dirinya, dari mana ia berasal, dan siapa saja yang berperan dalam tumbuh kembangnya. Namun, gemerlapnya kehidupan dapat menggoyahkan hati. Ketika ayahnya mengajarkan rasa cukup, lingkungan tempat anak itu bertumbuh justru menunjukkan sikap rakus. Akibatnya, kerendahan hati berubah menjadi kesombongan. Sang anak melupakan didikan baik orangtuanya dan menjadi lupa diri, merasa hebat karena kekuatannya sendiri.

Bacaan hari ini berbicara tentang janji Allah untuk membebaskan Israel dari Babel. Yeremia mengkritik Babel, yang pada masanya merupakan kekuatan politik dan militer besar yang disegani bangsa-bangsa sekitar. Kesombongan orang Babel tampak jelas, seperti digambarkan Yeremia: mereka membangun benteng tinggi yang tak terhampiri, seolah kekuatannya tidak terbatas. Namun, Yeremia mengingatkan bahwa Allah sanggup menghancurkan Babel yang sombong dan perkasa.

Jabatan dan kekayaan sering membuat orang lupa diri. Sikap ini mencerminkan mentalitas Babel: merasa diri lebih hebat dari orang lain dan mengabaikan peran orang lain. Tuhan tidak menyukai kesombongan. Dia sanggup merendahkan orang yang tinggi hati. Oleh karena itu, kita harus mawas diri, mengingat bahwa keberhasilan adalah hasil dukungan banyak orang, dan bahwa di atas segalanya ada Allah Yang Mahakuasa. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Apa yang kerap membuat seseorang menjadi lupa diri dan merasa diri hebat seperti Babel?

Ayat Pendukung: Yer. 51:47-58; Mzm. 66:1-9; 2 Kor. 8:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ketaatan Mendatangkan Kemenangan
    Yosua 6:1-16,20
    Lalu pada kali yang ketujuh, ketika para imam meniup sangkakala, Yosua memerintahkan bangsa itu, “Bersoraklah, sebab TUHAN telah menyerahkan...
  • Berkat atas Keluarga
    Mazmur 128
    Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang yang takut akan TUHAN. (Mazmur 128:4) Sering kali penulis bertanya kepada anak-anak muda yang...
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...