Tuhan Tidak Lupa

Mazmur 77

Belum ada komentar 109 Views

Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman dahulu. (Mazmur 77:12)

Ada seseorang yang kehilangan orang yang dikasihinya. la menangis dan mempertanyakan, “Di mana Tuhan?” Seorang yang lain divonis menderita penyakit terminal. la kaget, sedih, dan kecewa. la berupaya mencari penyebabnya, tetapi tidak dapat menemukannya. “Di mana Tuhan?” Berbagai perasaan berkecamuk dalam pikirannya. Apakah Tuhan lupa kepada kita?

Dalam kehidupan, kita pasti berjumpa dengan berbagai kesulitan. Kita mengalami masa ketika kondisi fisik pun terpengaruh akibat beratnya persoalan hidup. Pemazmur dalam Mazmur 77 mengungkapkan bagaimana ia mengingat kasih setia TUHAN. Dalam setiap keadaan, khususnya di tengah titik nadir kehidupan, pemazmur mengingat perbuatan-perbuatan baik dan keajaiban- keajaiban TUHAN. Dengan mengingat kebaikan TUHAN, pemazmur dapat tetap tenang dan tetap kuat, sekalipun berada di tengah permasalahan dan kesulitan hidup.

Selama kita masih ada hingga saat ini, apa pun persoalan hidup yang dihadapi, dan seberat apa pun masalah yang dialami, Tuhan tetap berjalan bersama kita serta memberikan kekuatan. Tuhan tidak pernah lupa memberkati kita hari demi hari. Kitalah yang sering kali membatasi pemahaman kita tentang berkat dan penyertaan Tuhan. Badai hidup pun merupakan bentuk penyertaan Tuhan agar kita belajar untuk semakin berserah dan menjadi semakin kuat. Ingatlah, Tuhan tidak pernah melupakan kita. Tuhan senantiasa hadir dan menyertai kita. [Pdt. Cordelia Gunawan]

REFLEKSI:
Tuhan tidak pernah melupakan kita. Tuhan tidak pernah lupa mencurahkan berkat-Nya atas kita.

Ayat Pendukung: Yos. 3:1-17; Mzm. 77; Ibr. 11:23-29
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...