Tuhan Tempat Bernaung

Yesaya 4:2-6

Belum ada komentar 102 Views

… sebab di atas semuanya itu akan ada kemuliaan TUHAN sebagai tudung dan sebagai pondok tempat bernaung pada waktu siang terhadap panas terik dan sebagai perlindungan dan persembunyian terhadap angin ribut dan hujan. (Yes. 4:5-6)

Turis-turis Asia dan turis-turis dari Barat yang sedang berwisata di pantai biasanya bisa dibedakan dengan mudah. Sementara turis-turis dari Barat lebih senang berjemur ria di bawah terik sinar matahari, turis-turis Asia lebih senang mencari tempat teduh di bawah rindangnya pepohonan. Orang-orang Asia tidak begitu suka berjemur di terik sinar matahari karena sehari-harinya sudah merasakan ganasnya sinar matahari itu.

Kita mengawali bulan terakhir di tahun 2022 ini dengan mengingat kembali janji Tuhan untuk menjadi tempat berteduh bagi umat-Nya pada siang hari yang terik dan tempat berlindung saat angin ribut dan hujan menerpa. Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa tidak akan ada panas terik atau angin ribut dalam hidup kita. Kita tidak bisa menghindari hal itu. Bahkan, meskipun kita sudah menjaga diri sedemikian rupa dengan menjauhi kejahatan dan kecerobohan, tetapi toh kita tetap saja bisa mengalami “panas terik” dan “angin ribut”. Mungkin bukan karena kejahatan atau kecerobohan kita, tetapi karena kejahatan atau kecerobohan orang lain, atau sesuatu hal. Misalnya, selama pandemi Covid-19 tidak sedikit di antara kita yang kehilangan saudara dan teman yang kita kasihi gara-gara terpapar virus Covid-19.

Apa pun yang terjadi, satu hal yang pasti adalah bahwa di tengah panas terik dan angin ribut itu, Tuhan senantiasa hadir sebagai tempat bernaung dan berteduh. Ini memang tidak menentukan apa yang kita jalani dalam hidup, tetapi jelas menentukan bagaimana kita menjalaninya. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja, MAPS, Ph.D.]

DOA:
Ya Tuhan Sang Pelindung, lindungilah kami selalu dari segala macam bahaya yang mengancam kehidupan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 72:1-7, 18-19; Yes. 4:2-6; Kis. 1:12-17, 21-26
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...