Tuhan Penolong

Mazmur 121

Belum ada komentar 48 Views

Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (Mzm. 121:2)

Tokoh-tokoh superhero dalam cerita fiksi, lahir dari kerinduan manusia akan hadirnya sosok penolong. Penolong itu akan segera datang tepat pada waktu genting untuk menyelamatkan. Tidaklah berlebihan, jika kisah-kisah fiksi superhero itu mewakili kita. Siapa pun dalam keadaan sulit, penuh masalah, berhadapan dengan si penindas dan merasa diri tidak berdaya akan mengharapkan hadirnya sosok penolong. Penolong itu akan segera datang mengangkat semua persoalan. Sayangnya, kehidupan nyata tidak sama seperti kisah film-film fiksi itu.

Mazmur yang kita baca hari ini disebut mazmur ziarah. Sangat mungkin mazmur ini ditujukan untuk umat Allah yang datang dari berbagai tempat untuk beribadah di Bait Suci, Yerusalem. Mereka menempuh perjalanan sulit. Melintasi tanah yang berbukit-bukit, alam yang tidak ramah dan terancam bahaya dari para penyamun. Dalam kondisi terancam, para peziarah bisa saja berseru, “… dari manakah datangnya pertolonganku?” Lalu pemazmur mengingatkan, “Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi” (Mzm. 121:2).

Bukankah kehidupan kita seumpama dengan para peziarah itu? Kita ada dalam pengembaraan di gurun dunia ini. Bagaikan musafir, kita berada dalam perjalanan menuju kehidupan kekal. Jelas banyak bahaya dan ancaman. Namun, mazmur ini mengingatkan kita, hanya TUHANlah satu-satunya Penolong kita! [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Bila TUHAN penolong kita, siapakah lawan kita?

Ayat Pendukung: Mzm. 121; Mi. 7:18-20; Rm. 3:21-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Kemurahannya
    Roma 11:25-32
    Sebab Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya atas mereka semua. (Rm. 11:32) Anugerah...
  • Dua Jalan
    Mazmur 1
    … sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan. (Mzm. 1:6) Seperti hari, ada terang...
  • Berikan Teladan!
    Amsal 29:1-27
    Dengan kata-kata saja seorang hamba tidak dapat diajari, sebab walaupun ia mengerti, namun ia tidak mengindahkannya. (Ams. 29:19) Menasihati...
  • Etos Baru
    Kolose 3:1-11
    Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di...
  • Kerja Hanya Demi Uang?
    Amsal 22:1-21
    Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas. (Ams. 22:1)...