Kasih Bagi Ribuan Generasi

Mazmur 105:1-11,45b

Belum ada komentar 9 Views

Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang ditetapkan-Nya bagi seribu generasi. (Mazmur 105:8)

Sore itu, di teras rumahnya, Nenek Siti duduk sambil menatap cucunya, Rio. Sesekali, senyum tipis terukir di bibirnya. Ia teringat cerita-cerita dari masa mudanya; banyak suka dan duka telah ia lalui. Namun, selalu ada Allah yang menguatkan. “Bagaimana caranya agar Rio juga dapat merasakan penyertaan Allah saat dewasa nanti?” pikir Nenek Siti. la rindu menanamkan keyakinan yang sama di hati generasi selanjutnya.

Pemazmur memuji Allah yang setia pada janji-Nya. Dalam setiap musim kehidupan—suka dan duka, untung dan malang—Allah peduli. Bukan karena kebaikan umat-Nya, tetapi karena kasih setia-Nya. Generasi demi generasi dipelihara oleh firman, kasih, dan anugerah Allah. Pemazmur memegang keyakinan ini sebagai sejarah dan akar hidupnya. Ingatan akan kebaikan Allah berlanjut dengan komitmen imannya. Apa pun peristiwa yang dialami lintas generasi, kesetiaan Allah tetap terbukti.

Hidup yang mengingat kebaikan Allah adalah hidup yang tidak lupa diri. Setiap zaman dan generasi memiliki tantangan. Kita mesti menjaga komitmen iman lintas generasi. Tunjukkan keteladanan nilai hidup melampaui nasihat dan teori. Ceritakan pengalaman iman dengan tulus tanpa sungkan. Bangun tradisi kebersamaan untuk memperkuat persahabatan iman. Doa bersama adalah kekuatan kesatuan iman yang mendamaikan. Jangan lupa, Allah mengingat perjanjian-Nya untuk selama-lamanya. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apa yang akan kita lakukan supaya generasi berikut tetap mengingat kasih dan janji penyertaan Allah yang setia?

Ayat Pendukung: Kej. 29:1-8; Mzm. 105:1-11, 45b; 1 Kor. 4:14-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...