Tuhan Memperhitungkan

Lukas 12:4-12

Belum ada komentar 264 Views

“… bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.” (Luk. 12:7)

Burung pipit yang kecil dikasihi Tuhan, terlebih diriku dikasihi Tuhan. Ini adalah penggalan lirik nyanyian Kidung Jemaat no. 385. Lagu ini akrab diajarkan kepada anak-anak di Sekolah Minggu. Lirik lagu ini sederhana, tetapi hendak mengajak setiap orang yang menyanyikannya bersukacita atas kasih dan pemeliharaan Tuhan yang besar bagi umat manusia. Syair lagu ini selaras dengan kutipan teks firman Tuhan yang menjadi perikop kita hari ini.

Jika kita membaca Lukas 12:1-12 kita dapat mengetahui bahwa Tuhan Yesus sedang memberi pengajaran dan penguatan kepada para murid yang dilanda ketakutan akibat situasi tidak kondusif berkaitan dengan keberadaan para Farisi. Di sini, Tuhan Yesus menggunakan burung pipit sebagai contoh. Burung pipit dikenal sebagai burung liar, tetapi dagingnya cukup populer sebagai makanan masyarakat Yahudi karena harganya yang murah. Walaupun hidup secara liar, burung pipit tetap dipelihara juga oleh Allah dan menjadi berkat sebagai bahan pangan.

Bagaimana dengan kita? Semestinya kita tidak perlu khawatir akan hidup kita. Kasih Tuhan tidak tebang pilih. Ia menyertai semua makhluk tanpa terkecuali. Bagi kita yang percaya, biarlah rasa aman dan tenteram dari pada-Nya memampukan kita menghempaskan rasa khawatir akan apa pun juga. Beranilah menghadapi kehidupan yang Tuhan anugerahkan sebab Ia senantiasa memperhitungkan keberadaan kita. [Pdt. Hizkia Anugrah Gunawan]

DOA:
Tuhan, terima kasih Engkau berkenan memperhitungkan kami sebagai anak-anak-Mu dan memelihara kehidupan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 122; Est. 9:1-5, 18-23; Luk. 12:4-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...