Tongkat Yang Dipatahkan

Mazmur 125

Belum ada komentar 259 Views

Tongkat kerajaan orang fasik tidak akan tinggal tetap di atas tanah yang diundikan kepada orang-orang benar, supaya orang-orang benar tidak mengulurkan tangannya kepada kejahatan. (Mzm. 125:3)

Alkisah, ada seorang yang kelihatannya pandai, tetapi sebetulnya licik. Dengan tongkat ajaibnya, ia memanipulasi banyak orang. Suatu kali, rumah orang ini terendam banjir dan tongkatnya ikut terendam. Padahal, tongkat itu tidak boleh kena air. Saat hal itu terjadi, mata mereka yang dimanipulasi pun terbuka.

Orang licik adalah orang yang cerdik, tetapi cerdik memanipulasi. Tentu, manipulasi dilakukan bukan untuk tujuan yang baik. Orang yang manipulatif adalah orang yang membelokkan kebenaran untuk kepentingan diri sendiri dengan mengorbankan orang lain. Alkitab menyebut orang seperti itu dengan istilah fasik. Orang fasik bisa berkuasa atas orang lain. Pemazmur menggambarkan kekuasaan orang fasik itu dengan istilah “tongkat kerajaan.” Akan tetapi, tongkat itu tidak bertahan lama. Tongkat itu akan dipatahkan Allah. Sebab, yang Allah inginkan adalah kebaikan, bukan kejahatan. Allah mau supaya orang hidup benar di atas tanah-Nya, tidak memanipulasi dan berlaku licik sehingga damai sejahtera bisa terwujud.

Setiap kita diingatkan bahwa kejahatan tidak akan bertahan di hadapan kekuasaan Allah. Meskipun disembunyikan dengan cara-cara yang lihai, tetapi orang jahat pasti akan jatuh juga. Tongkat kekuasaan yang diraih dengan cara manipulasi akan luntur sihirnya, seperti cerita di atas. Jadi, jangan menghalkan segala cara demi sebuah ambisi, apalagi mengorbankan orang lain demi kesenangan sendiri. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Meraih sesuatu dengan cara licik tak pernah bertahan lama. Hanya kebenaran yang akan tinggal tetap untuk selamanya.

Ayat Pendukung: Mzm. 125; Ams. 1:1-19; Rm. 2:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...