Pejabat Melaksanakan Mandat

Kejadian 41:37-49

Belum ada komentar 67 Views

Firaun menyuruh menaikkan Yusuf ke dalam keretanya yang kedua, dan berserulah orang di hadapan Yusuf, “Hormat!” Demikianlah Yusuf diangkat Firaun menjadi pemegang kuasa atas seluruh tanah Mesir. (Kejadian 41:43)

Kita sering mendengar istilah krisis kepemimpinan. Orang yang dipercaya sebagai pemimpin dan diberikan tanggung jawab serta harapan besar, seringkali mengecewakan di kemudian hari. Benarlah pepatah, “Semakin tinggi pohon, semakin kencang angin bertiup.” Artinya, semakin tinggi sebuah jabatan, semakin besar pula godaan dan cobaannya. Seorang pemimpin yang telah selesai dengan dirinya akan berfokus pada mandat yang diterimanya, yakni menghadirkan kebaikan bagi komunitas yang dilayaninya.

Bacaan kita hari ini mengisahkan Yusuf, yang dipercaya oleh Firaun untuk menjadi orang kedua yang berkuasa di Mesir. Kemampuannya menafsirkan mimpi Firaun membuat Firaun yakin bahwa Yusuf dipenuhi dengan Roh Allah dan mampu menangani tujuh tahun kelimpahan serta mengantisipasi tujuh tahun kekurangan. Yusuf membuktikan bahwa jabatan yang diberikan dan mandat yang dipercayakan padanya dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, sehingga Mesir dan bangsa-bangsa di sekitarnya dapat bertahan menghadapi masa kesukaran.

Menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah. Pemimpin harus selesai dengan dirinya, menyelidiki motifnya, dan menepis yang dapat menghalangi pelaksanaan mandat. Seorang pemimpin harus bebas dari luka masa lalu. Jika belum, ia bisa tergoda untuk membalas dendam, menggunakan kuasa yang dimilikinya. Yusuf, meski penuh luka masa lalu, belajar mengampuni dan berdamai, sehingga mampu menuntaskan mandatnya. [Pdt. Natanael Setiadi]

REFLEKSI:
Seorang pemimpin yang melibatkan Allah akan dimampukan untuk melaksanakan mandat.

Ayat Pendukung: Kej. 41:37-49; Mzm. 25:1-10; Kis. 7:9-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...