Tinggal Di Dalam Kristus

Yohanes 6:51-58

Belum ada komentar 18 Views

“Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal ….” (Yoh. 6:54)

Tuduhan tentang praktik kanibalisme (memakan daging manusia) dalam ajaran iman Kristen, sudah beredar sejak gereja mula- mula. Yustinus Martir (sekitar tahun 100-165) memaparkan bahwa tuduhan itu merupakan hasil dari pengertian harfiah yang salah atas perkataan Yesus dalam Injil Yohanes 6:51, 54-56.

Suasana kesalahpahaman tentang perkataan Yesus itu digambarkan penulis Injil Yohanes demikian, “Orang-orang Yahudi bertengkar antara sesama mereka dan berkata: Bagaimana Ia ini dapat memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan.” Jadi, apa sesungguhnya yang ingin Yesus katakan tentang “makan daging-Ku dan minum darah-Ku”? Kalau diperhatikan secara cermat perkataan Yesus itu, maka kita seharusnya memahami bahwa Yesus sedang memakai bahasa kiasan tentang diri-Nya sebagai makanan, yaitu sebagai roti dan daging. Kiasan itu dipakai untuk menggambarkan kehadiran nyata yang dapat dijumpai dan dinikmati setiap hari, yang penting bagi kehidupan. Jadi, ketika Yesus berkata, “Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia” (ay. 56), itu adalah undangan agar orang percaya kepada- Nya; agar orang menjadikan Yesus sebagai bagian hidupnya.

Kita, orang Kristen, bukanlah penganut kanibalisme. Kita memang makan daging dan minum darah Kristus. Namun, tindakan itu ingin menunjukkan bahwa kita mau hidup di dalam Tuhan Yesus dan menjadikan karya Injil Yesus sebagai kesaksian hidup kita. [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

DOA:
Ya Kristus, aku bertekad menjadikan Engkau sebagai bagian hidupku melalui tindakan persekutuan cinta kasih bagi sesama. Amin.

Ayat Pendukung: Ams. 9:1-6; Mzm. 34:10-15; Ef. 5:15-20; Yoh. 6:51-58
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Pengakuan Dan Karya
    Markus 8:27-38
    Ia bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Petrus: “Engkau adalah Mesias!” (Mrk. 8:29) Pengakuan...
  • Rajin Itu Menular!
    Amsal 21:1-17
    Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan. (Ams. 21:5) “Pak pendeta,...
  • Sederhana Tetapi Menawan
    Yakobus 2:17-26
    Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. (Yak....
  • Saksi Iman
    Ibrani 11:17-22
    Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya. (Ibr. 11:22) Kita...
  • Tulus Dan Bersih Hati
    Mazmur 73:1-20
    Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya. (Mzm. 73:1) Iri hati terhadap...