Terus Melangkah

Lukas 9:28-36, (37-43a)

Belum ada komentar 84 Views

“Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia.” (Luk. 9:35)

Suatu kali, saya terpaksa menggunakan becak karena merasa kasihan pada pengemudinya. Pengemudi becak itu sudah cukup lanjut usianya. Ia ngotot menawarkan jasa becaknya karena hari itu ia belum mendapatkan uang. Dalam perjalanan, saya menanyakan mengapa ia masih terus bekerja di usianya yang lanjut. Pengemudi becak itu pun menjelaskan bahwa ia ingin melihat anaknya melanjutkan sekolah hingga jenjang sarjana. Alasan itu yang membuat ia terus mengayuh becaknya setiap hari.

Perjalanan pelayanan Yesus penuh dengan dinamika. Kadang Yesus dipuja, kadang pula diusir dan ditolak. Namun, kini di atas gunung, Yesus dimuliakan. Wajahnya berubah, penuh dengan kemuliaan surgawi. Betapa indah kemuliaan Yesus yang mengalami transformasi. Petrus pun menawarkan untuk mendirikan tiga tenda agar peristiwa itu tak berlalu begitu saja. Tetapi, Yesus memutuskan untuk turun gunung, berhadapan kembali dengan pelbagai dinamika pelayanan. Yesus tahu dengan pasti maksud kedatangan-Nya ke dunia ini, yaitu menderita dan mati untuk menebus manusia dari kuasa dosa. Ia terus melangkah untuk menggenapi kehendak Allah.

Jika kita memiliki alasan yang kuat untuk menjalani kehidupan, maka kita akan bertahan apa pun situasinya. Kelelahan atau bahkan kenikmatan tidak akan menghalangi langkah kita untuk mencapai tujuan hidup tersebut. Apakah kita memiliki tujuan hidup yang jelas? [Pdt. Wahyu Pramudya]

DOA:
Tuhan, ajarlah kami bukan hanya untuk menjalani hari-hari. Namun, juga untuk menemukan makna dari hari-hari yang ada. Amin.

Ayat Pendukung: Kel. 34:29-35; Mzm. 99; 2Kor. 3:12—4:2; Luk. 9:28-36, (37-43a)
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...