Terluput Karena Pertolongan Tuhan

Mazmur 124

Belum ada komentar 8 Views

Jiwa kita terluput seperti burung dari jerat penangkap burung; jerat itu telah putus, dan kitapun terluput! (Mzm. 124:7)

Terluput dari bahaya. Ungkapan ini menunjukkan keadaan orang yang hampir saja celaka, tetapi luput sehingga ia selamat. Misalnya, seorang ibu yang hendak menyeberang jalan, nyaris terserempet motor yang melaju kencang. Bersyukur ada seorang penyeberang jalan lainnya yang menarik tangan ibu ini ke pinggir jalan sehingga ia terluput. Ia pun selamat.

Pemazmur merasakan pertolongan Tuhan yang luar biasa dalam hidupnya sehingga ia terluput dari bahaya. Pemazmur menggambarkan keadaan terluput ini seperti burung – kata yang digunakan di sini menunjukkan burung pipit – yang terluput dari jerat penangkap burung. Pemazmur menyadari bahwa musuh-musuh itu licik dan penuh kebencian. Mereka membentangkan perangkap bagi umat Allah, supaya umat Allah terjatuh ke dalam dosa dan malapetaka, lalu menahan mereka di situ. Adakalanya, musuh tampak berhasil mencapai tujuan mereka mencelakai umat Tuhan; umat Tuhan terjebak di dalam perangkap sama seperti burung yang tidak berdaya, mereka tidak mampu membebaskan diri. Pada saat itulah, Allah tampil membebaskan umat-Nya. Allah memutuskan jerat musuh. Allah meluputkan umat-Nya. Allah menyelamatkan umat-Nya sehingga mempermalukan musuh mereka.

Tuhan Allah kita selalu siap sedia menolong kita; selalu siap sedia menyelamatkan kita. Maka, jangan lagi takut dan gentar terhadap persoalan hidup, melainkan andalkanlah Tuhan. [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

DOA:
Engkaulah pertolongan kami ya, Tuhan, kepada-Mu kami berharap.

Ayat Pendukung: Mzm. 124; Kej. 50:15-26; Mat. 16:5-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ingin Menjadi Besar?
    Markus 10:35-45
    “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu ….” (Mrk. 10:43)...
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...