Telinga Dan Mulut Di Hadapan Kristus

Markus 7:24-37

Belum ada komentar 57 Views

Sambil menengadah ke langit Yesus mendesah dan berkata kepadanya, “Efatal”, artinya: Terbukalah! (Mrk. 7:34)

Walaupun berjarak tak sampai satu jengkal, telinga dan mulut terkadang berpotensi menjadi tidak kompak. Ada yang cepat mendengar, tetapi lambat berkata-kata. Ada yang tidak cermat mendengar, tetapi cepat berkata-kata. Telinga dan mulut yang tidak kompak dapat menimbulkan petaka.

Seorang perempuan keturunan Siro-Fenisia memiliki anak perempuan yang kerasukan setan. Perempuan ini mendengar tentang kehadiran Yesus dalam sebuah rumah di daerah Tirus. Walaupun datang dengan sembunyi-sembunyi, kehadiran Yesus “terdengar” oleh perempuan ini. Dia pun tidak berhenti berkata-kata memohon kesembuhan anaknya kepada Yesus. Anak perempuannya pun sembuh. Selanjutnya, seorang yang tuli dan gagap dibawa kepada Yesus. Yesus berkata kepadanya, “Terbukalah”. Maka orang yang tadinya gagap dan tuli itu dapat mendengar dan berkata-kata. Yang menarik dari dua kisah ini adalah bahwa telinga dan mulut mampu mengubahkan dan diubahkan oleh Kristus.

Tidak semua orang mampu mendengar dan berkata-kata dengan bijak. Acapkali telinga menjadi tuli dalam mendengar nasihat baik. Ada kalanya mulut menjadi bisu dalam menyuarakan kebenaran, kejujuran, dan hal yang membangun. Dengan menyimak kembali kisah ini, semoga telinga kita menjadi telinga yang peka dalam menyadari kuasa perkataan Yesus. Mulut pun kita gunakan untuk mengakui perubahan yang sanggup Allah kerjakan dalam kehidupan kita dengan rendah hati. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah telinga dan mulutku sudah diubahkan oleh kuasa perkataan Kristus?

Ayat Pendukung: Yes. 35:4-7a ; Mzm. 146; Yak. 2:1-10, (11-13), 14-17; Mrk. 7:24-37
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Distributor Kasih Allah
    Kejadian 41:37-57
    “Mungkinkah kita mendapat orang seperti ini, seorang yang penuh dengan Roh Allah?” (Kejadian 41:38b) Dari tahun ke tahun, negeri...
  • Rukun Dan Bersatu
    Mazmur 133
    Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara berdiam bersama dengan rukun! (Mazmur 133:1) Gelombang konflik dalam sebuah negara sering...
  • Perahu Kecil Dan Badai
    Matius 8:23-27
    Ia berkata kepada mereka, “Mengapa kamu ketakutan, hai kamu yang kurang percaya?” (Matius 8:26a) Bayangkan Saudara berada di sebuah...
  • INTEGRITAS
    Kejadian 39:1-23
    “…Bagaimana mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?” (Kejadian 39:9b) Sejak pemilik toko memasang...
  • Tuhan Itu Perisaiku
    Mazmur 28
    TUHANlah kekuatanku dan perisaiku. (Mazmur 28:7a) Seseorang yang terus-menerus menghadapi tekanan hidup atau masalah akan merasa terpojok dan merasakan...