Tanpa Batas

Matius 18:21-35

Belum ada komentar 23 Views

“Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.” (Mat. 18:22)

Lihatlah ke langit dan pandanglah betapa luasnya! Dapatkah Anda mengukur luas langit tersebut? Adakah Anda pernah mendapati batas dari langit? Langit itu sungguh luas. Tidak terhingga. Tidak dapat kita ukur dan tidak ada batasnya. Seluas langit yang tanpa batas, demikian pula pengampunan yang hendak diajarkan Yesus pada kita.

Bacaan Alkitab hari ini mengisahkan Petrus yang datang kepada Yesus dan bertanya sampai berapa kali ia harus mengampuni saudaranya. Yesus menjawab dengan menggunakan kiasan: tujuh puluh kali tujuh kali. Yesus tidak hendak mengatakan jumlah dari hasil perkalian tersebut, yaitu 490 kali. Tidak! Bukan itu maksud Yesus. Maksudnya adalah para murid hendaknya tidak habis-habisnya mengampuni orang lain. Tindakan pengampunan yang mau disampaikan Yesus adalah tindakan yang melampaui segala batas. Pengampunan itu tidak mengenal batas.

Sudah selayaknya kita mengampuni saudara kita karena Allah sudah mengampuni kita. Akan tetapi, mengampuni sering kali bukan menjadi perkara yang mudah. Apalagi jika berhadapan dengan pengalaman yang menyakitkan, seperti dikhianati, difitnah, dicaci, dilecehkan, dan kepahitan serta kepedihan yang lainnya. Kerelaan dan kemampuan untuk mengampuni tanpa batas mampu dilakukan hanya ketika kita mau memohon Roh Kudus berkarya menolong kita. Maukah kita membuka diri dibarui oleh Roh Kudus? [Pdt. Norita Yudiet Tompah]

REFLEKSI:
Karya Roh Kudus yang tak terbatas, memampukan kita mengampuni tanpa batas.

Ayat Pendukung: Kel. 14:19-31; Mzm. 114; Rm. 14:1-12; Mat. 18:21-35
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ingin Menjadi Besar?
    Markus 10:35-45
    “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu ….” (Mrk. 10:43)...
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...