“Tak-Dapat-Tidak, Dan Harus”

Mikha 4:6-13

Belum ada komentar 57 Views

… mereka itu tidak mengetahui rancangan TUHAN; mereka tidak mengerti keputusan-Nya …. (Mi. 4:12)

Pada zaman nabi Mikha, sekitar abad ketujuh sebelum Masehi, kaki pincang menggambarkan keadaan remuk redam. Nabi menganalogikan kehancuran Yerusalem dan Yehuda seperti orang pincang, tak dapat bekerja segesit orang lain, penampilannya pun tak elok. Umat Allah itu, kini sungguh tak berguna dan tak elok penampilannya. Mereka juga terseok-seok di negeri asing, di negeri-negeri pembuangan.

Di balik itu, menurut Mikha, ada rancangan Tuhan yang akan memulihkan mereka. TUHAN akan membuat Yehuda kuat kembali. Hanya, sekarang mereka belum mengetahuinya. Umat Allah harus melewati tahap kehancuran lebih dahulu, setelah itu Allah akan mengumpulkan mereka dari kehancuran. Seperti perempuan yang sakit, menggeliat, dan mengeluh waktu melahirkan, demikian umat-Nya harus melewati rasa sakit lebih dahulu sebelum menikmati kekuatan baru.

Dalam hidup ini, ada proses “tak-dapat-tidak, dan harus.” Melahirkan adalah proses “tak-dapat-tidak, dan harus” itu. Umat Allah tak selalu dapat memahami seluruh rancangan-Nya. Ada kalanya umat-Nya harus melewati kekelaman atau kejatuhan terdalam, sebelum Tuhan menolong dan memulihkan. “Di sanalah engkau akan ditebus oleh TUHAN dari tangan musuhmu,” kata Mikha. Yehuda harus melalui proses mahal itu. Proses itu menguji kita untuk bertekun. Dengan bertekun, pemulihan yang diperoleh akan sangat berharga nilainya karena diperoleh dengan tak mudah. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Pimpin kami dalam ketekunan melewati proses pengajaran-Mu, ya Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 79; Mi. 4:6-13; Why. 18:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ingin Menjadi Besar?
    Markus 10:35-45
    “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu ….” (Mrk. 10:43)...
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...