Tak Bercacat di Mata Allah

1 Tesalonika 3:6-13

Belum ada komentar 149 Views

Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya. (1Tes. 3:13)

Hidup selalu diperhadapkan dengan berbagai pilihan. Salah satu pilihan itu ialah memilih untuk hidup tak bercacat dan kudus di hadapan Tuhan atau sebaliknya memilih untuk hidup bagi diri sendiri dan menolak kehadiran Tuhan dalam diri kita. Hidup tak bercacat dan kudus bukanlah hidup tanpa dosa, melainkan sebuah sikap yang terus bersedia melakukan proses pembaruan hidup agar tetap taat dan setia kepada Tuhan di dalam segala pergumulan yang dihadapi.

Jemaat di Tesalonika adalah jemaat yang sedang bergumul dalam menantikan kedatangan Yesus kembali. Di dalam penantian itu, mereka mengalami berbagai situasi yang sulit karena iman mereka. Karena hal itu, Paulus mengutus Timotius untuk memperteguh iman mereka. Kabar sukacita disampaikan Timotius. Jemaat Tesalonika walaupun di tengah kesulitan yang mengimpit mereka memilih untuk tetap teguh dan terus bertumbuh dalam iman kepada Yesus. Paulus berdoa agar jemaat Tesalonika terus dapat hidup tak bercacat dan kudus di hadapan Allah di dalam menantikan kedatangan Yesus. Inilah bukti nyata pilihan mereka untuk tetap teguh dan bertumbuh bersama Yesus.

Bagaimana dengan kita? Kita semua tentu mempunyai pergumulan hidupnya masing-masing. Tetapi kita mempunyai panggilan dan tanggung jawab untuk tetap berupaya hidup tak bercacat dan kudus di hadapan Tuhan sebagai bukti nyata kita menghidupi iman kita kepada Yesus. [Pdt. Jotje H. Karuh]

REFLEKSI:
Hidup tak bercacat dan kudus di hadapan Tuhan adalah proses setiap hari dalam hidup kita, bukan sekali jadi.

Ayat Pendukung: Mzm. 63; Yl. 1-14; 1Tes. 3:6-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jadi Kecil Di Hadapan Allah
    Lukas 10:21-24
    …karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. (Lukas 10:21)...
  • Patuh Tetapi Salah
    Kejadian 27:1-17
    Sekarang, anakku, dengarkanlah perkataanku seperti yang kuperintahkan kepadamu. (Kejadian 27:8) Pernahkah Saudara menghadapi situasi ketika orang terdekat menyarankan hal...
  • Melupakan Hidup Lama
    Mazmur 45:10-17
    Dengarlah, hai Putri, lihatlah, dan pasanglah telingamu, lupakanlah bangsamu dam seisi rumah ayahmu! (Mazmur 45:11) Pernahkah Saudara menyaksikan resepsi...
  • Kecaman Kepedulian
    Matius 11:20-24
    Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mukjizat-mukjizat-Nya, (Matius 11:20) Pernahkah...
  • Hanya Tuhan, Allah Kami
    1 Raja-raja 18:36-39
    Melihat kejadian itu, seluruh rakyat sujud serta berkata, “TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!” (1 Raja-raja 18:39) Tanpa disadari,...