Tak Ada Dasar Untuk Bermegah

Roma 3:21-31

Belum ada komentar 479 Views

… dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. (Rm. 3:24)

“Jangan pernah berpikir bahwa kamu lebih baik dari orang lain, karena sesungguhnya kamu adalah debu dan akan kembali menjadi debu.” Demikian tulisan di bagian belakang kaos yang dikenakan seorang bapak. Kepada siapa tulisan itu ditujukan? Apakah ada orang yang ingin ditegur sang bapak melalui tulisan itu? Ada atau tidak, menurut saya, teguran itu relevan untuk semua orang. Sebab hampir semua orang, diakui atau tidak, cenderung untuk bermegah; merasa diri lebih baik dari orang lain, dan memandang rendah orang lain.

Jemaat Tuhan di kota Roma, yang menerima surat Paulus ini, terdiri dari orang Yahudi dan juga orang Yunani. Orang-orang Kristen Yahudi sering memandang rendah sesama saudara (jemaat) non-Yahudi. Sebagai orang Yahudi, mereka merasa punya dasar dan alasan yang kuat untuk bermegah, yakni mereka telah lebih dahulu mengenal Allah dan dipilih menjadi umat Allah; mereka memiliki Taurat dan tradisi sunat. Mereka merasa diri lebih benar dari yang lain. Tetapi, Paulus mengingatkan mereka bahwa sesungguhnya, tidak ada dasar bagi siapa pun untuk bermegah. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Adapun alasan mereka diselamatkan, ialah semata-mata karena anugerah Allah.

Semua yang ada pada kita, baik harta, kepandaian, kecakapan, status, kedudukan dan jabatan, sama sekali tidak memberi kita alasan yang cukup untuk bermegah karena sesungguhnya semua adalah pemberian Allah. [Pdt. Lie Nah]

DOA:
Tuhan tolong kami untuk selalu rendah hati, karena sesungguhnya kami adalah debu, yang akan kembali menjadi debu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 22:24-32; Kej. 15:1-6, 12-18; Rm. 3:21-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...