Tahun Baru Tidak Semuanya Baru

Matius 2:13-18

Belum ada komentar 70 Views

“Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku.” (Mat. 2:15)

Dua hari ini, kita membaca kisah Yesus dibawa keluar rumahnya. Bedanya, hari ini Yesus dibawa oleh orangtuanya untuk menyelamatkan diri dari ancaman Herodes. Tempat pelariannya sangat jauh, ke Mesir. Waktunya pun pada malam hari, ketika orang sedang tidur. Penginjil Lukas mengisahkan sekitar kelahiran Yesus dengan romantis dan sukacita, tetapi Penginjil Matius memaparkan suasana mencekam. Kelahiran Yesus, bagi Penginjil Matius, adalah narasi kelam.

Keadaan kelam sekitar kelahiran Yesus bukan hanya dialami oleh keluarga kudus. Rasa takut juga dialami oleh para orang Majus, sehingga mereka harus berkelit menghindari Herodes (Mat. 2:12). Masyarakat Betlehem sangat cemas akan tindakan Herodes membunuh semua anak berumur dua tahun. Raja Herodes pun cemas akan nubuat para imam dan ahli Taurat tentang bangkitnya pemimpin di Yehuda kelak (Mat. 2:5-6). Kelahiran Yesus bukanlah berita sukacita, tetapi berita mencekam bagi banyak orang. Bagaimana setelah Herodes mati? Pengganti Herodes, Arkhelaus, tidak lebih baik daripada ayahnya (Mat. 2:22).

Tahun baru tidak otomatis mengubah dan membarui keadaan menjadi lebih baik. Firman Tuhan tidak membuat kita selalu terlena dengan sukacita. Keadaan bisa baik, bisa juga lebih buruk daripada sebelumnya. Hari ini, firman Tuhan mengingatkan agar kita waspada, bersiap, bergantung, dan berpengharapan hanya pada Tuhan. Itulah yang menguatkan kita berjalan. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Kuatkanlah kami, demi nama-Mu, memasuki tahun baru. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 148; Yer. 31:15-17; Mat. 2:13-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tuhan Tidak Peduli?
    Markus 4:35-41
    Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?” (Mrk. 4:38) Orang yang tidak...
  • Saat Badai Reda
    Mazmur 107:1-3, 23-32
    Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia. (Mzm. 107:31) Pernah bepergian...
  • BERSERAH
    Kisah Para Rasul 21:1-16
    Karena ia tidak mau menerima nasihat kami, kami menyerah dan berkata: “Jadilah kehendak Tuhan!” (Kis. 21:14) Orang yang teguh...
  • Kata Yang Menguatkan
    Kisah Para Rasul 20:1-16
    Ia menjelajah daerah itu dan dengan banyak nasihat menguatkan hati saudara-saudara di situ. (Kis. 20:2) My mama said, “Life...
  • Sungguh-sungguh
    Yeremia 22:1-9
    “Sebab jika kamu sungguh-sungguh melakukan semuanya itu, maka melalui pintu-pintu gerbang istana ini akan berarak masuk raja-raja yang akan...