Tahun Baru Tidak Semuanya Baru

Matius 2:13-18

Belum ada komentar 68 Views

“Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku.” (Mat. 2:15)

Dua hari ini, kita membaca kisah Yesus dibawa keluar rumahnya. Bedanya, hari ini Yesus dibawa oleh orangtuanya untuk menyelamatkan diri dari ancaman Herodes. Tempat pelariannya sangat jauh, ke Mesir. Waktunya pun pada malam hari, ketika orang sedang tidur. Penginjil Lukas mengisahkan sekitar kelahiran Yesus dengan romantis dan sukacita, tetapi Penginjil Matius memaparkan suasana mencekam. Kelahiran Yesus, bagi Penginjil Matius, adalah narasi kelam.

Keadaan kelam sekitar kelahiran Yesus bukan hanya dialami oleh keluarga kudus. Rasa takut juga dialami oleh para orang Majus, sehingga mereka harus berkelit menghindari Herodes (Mat. 2:12). Masyarakat Betlehem sangat cemas akan tindakan Herodes membunuh semua anak berumur dua tahun. Raja Herodes pun cemas akan nubuat para imam dan ahli Taurat tentang bangkitnya pemimpin di Yehuda kelak (Mat. 2:5-6). Kelahiran Yesus bukanlah berita sukacita, tetapi berita mencekam bagi banyak orang. Bagaimana setelah Herodes mati? Pengganti Herodes, Arkhelaus, tidak lebih baik daripada ayahnya (Mat. 2:22).

Tahun baru tidak otomatis mengubah dan membarui keadaan menjadi lebih baik. Firman Tuhan tidak membuat kita selalu terlena dengan sukacita. Keadaan bisa baik, bisa juga lebih buruk daripada sebelumnya. Hari ini, firman Tuhan mengingatkan agar kita waspada, bersiap, bergantung, dan berpengharapan hanya pada Tuhan. Itulah yang menguatkan kita berjalan. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Kuatkanlah kami, demi nama-Mu, memasuki tahun baru. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 148; Yer. 31:15-17; Mat. 2:13-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tidak Pilih Kasih
    Kejadian 16:1-14
    Kemudian Hagar menamakan TUHAN yang telah berfirman kepadanya itu dengan sebutan: “Engkaulah El-Roi.” Sebab katanya: “Bukankah di sini kulihat...
  • Orang Kepercayaan
    1 Timotius 1:12-20
    Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan...
  • INTEGRITAS
    Kisah Para Rasul 5:1-11
    “Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah.” (Kis. 5:4) Istilah “integritas” berasal...
  • Hati Yang Bulat
    Mazmur 86
    Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu. (Mzm. 86:11) Salah...
  • Mari dan Lihatlah!
    Yohanes 1:43-51
    Kata Natanael kepadanya: “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” (Yoh. 1:46) Ada seorang ibu yang bekerja sebagai kuli...