Taatkah aku?

Taatkah aku?

Belum ada komentar 71 Views

Ketaatan tidak selalu mudah. Apalagi bila ketaatan itu memperhadapkan kita dengan salib dan penderitaan. Ungkapan ‘Yesus yang belajar taat’ sungguh merupakan teladan dan panggilan kepada jemaat Ibrani yang pada waktu itu sedang mengalami penindasan.

Sesungguhnya Yesuspun bukannya tanpa pergumulan, ketika Ia belajar taat. UngkapanNya dalam Yoh. 12:27, merupakan dialog batinNya yang tengah bergumul untuk terus maju menuju salib atau berbelok arah. Namun kesadaran akan tugas dan panggilanNya akhirnya membawa diriNya pada satu keputusan: maju terus!

Kadang tugas dan panggilan memang menuntut penyangkalan diri kita. Di sinilah tema ‘taatkah Aku?’ lalu menjadi sebuah pertanyaan yang harus terus kita munculkan dalam diri kita. Semoga ketaatan Kristus selalu menyemangati kita untuk terus belajar taat, meski tantangan dan rintangan menghadang di depan.

[RDj]

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Menunggu yang Bertanggung Jawab
    Matius 25:1-13
    Sepuluh gadis menanti kedatangan mempelai laki-laki. Ternyata mempelai itu datang terlambat. Sejak awal, Yesus menyebut lima di antara mereka...
  • Kesalehan yang Berbahaya
    Sasaran kritik Yesus yang paling tajam bukanlah orang yang tidak beragama, melainkan orang beragama, tepatnya para pemimpin agama. Bacaan...
  • Rumah Tanpa Alibi
    Matius 22:34-46
    Dalam bacaan ini, Yesus menghadapi pertanyaan dari orang-orang Farisi dan kemudian bertanya tentang identitas Mesias. Percakapan tersebut mengajak kita...
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...