Taatilah Pemimpinmu

Ibrani 13:17-25

Belum ada komentar 349 Views

Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. (Ibr. 13:17)

Menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah. Tuntutan, tekanan serta tanggung jawab yang besar kerap menjadi momok yang harus dihadapi oleh seorang pemimpin. Tidak hanya itu saja, ketakutan terbesar seorang pemimpin justru muncul ketika orang-orang yang dipimpinnya memutuskan untuk meninggalkannya.

Relasi antara pemimpin dan orang-orang yang dipimpin, rupanya juga menjadi sorotan di dalam surat kepada orang Ibrani. Surat kepada orang Ibrani merupakan salah satu surat di dalam Perjanjian Baru yang memuat gagasan kristologi yang rumit. Surat ini banyak berbicara tentang Kristus dalam perspektif tradisi Yahudi. Secara umum, tujuan dari surat ini adalah untuk memberikan nasihat, bimbingan dan penghiburan di tengah maraknya tekanan terhadap orang Kristen pada masa itu. Sebagai nasihat, surat ini pun memuat arahan untuk berelasi dengan sesama dalam bentuk ketaatan terhadap para pemimpin.

Ketaatan terhadap pemimpin merupakan wujud kesediaan diri untuk bersinergi dengan sesama. Para pemimpin dipercaya untuk menjaga dan merawat hidup para pengikutnya. Di dalam tugas yang dipercayakan tersebut, mereka memiliki tanggung jawab kepada Allah selaku Sang Pemberi Hidup. Bagi orang- orang yang dipimpin, ketaatan merupakan bentuk dukungan moral yang baik. Melalui ketaatan kepada para pemimpin, relasi yang saling menguatkan di tengah situasi sulit dapat diwujudnyatakan. [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Menaati pemimpin merupakan wujud nyata dari kesediaan diri kita untuk berproses dan bersinergi dengan sesama.

Ayat Pendukung: Mzm. 100; Yer. 50:1-7; Ibr. 13:17-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Mencondongkan Hati Kepada Firman
    Mazmur 119:105-112
    Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105) Pernahkah Saudara tersesat dalam kegelapan total? Mungkin saat...
  • ALLAH MENGASIHIMU
    Kejadian 29:31-35
    …”Sekali ini aku akan bersyukur kepada TUHAN.” Itulah sebabnya ia menamai anak itu Yehuda. (Kejadian 29:35) Ada orang yang...
  • Inisiatif Menjadi Sahabat
    Kejadian 29:1-14
    ..ia datang mendekat, lalu menggulingkan batu itu dari mulut sumur, dan memberi minum kambing domba Laban, saudara ibunya. (Kejadian...
  • BANGUNLAH, MARILAH!
    Kidung Agung 2:8-13
    Kekasihku mulai berbicara kepadaku, “Bangunlah, manisku, jelitaku, marilah!” (Kidung Agung 2:10) Seseorang yang jatuh cinta sanggup melakukan apa saja....
  • Terbuka Pada Perubahan
    Matius 11:16-19, 25-30
    Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Matius 11:28) Seorang pengrajin kayu...