Sumur Harapan

Matius 12:15-21

Belum ada komentar 32 Views

“Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap.” (Mat. 12:21)

Bangsa Eropa mengenal sebuah cerita rakyat bertajuk “Sumur Harapan.” Penampilan sumur itu sama seperti sumur lainnya. Namun, Sumur Harapan mampu mendengar, memahami, bahkan mengabulkan permintaan seseorang. Banyak orang yang datang ke Sumur Harapan. Ada yang sekadar ingin tahu, tetapi banyak juga yang datang untuk meminta sesuatu.

Dalam bacaan kita hari ini, penulis Injil mengungkapkan bahwa ada banyak orang yang datang kepada Yesus. Mereka datang dengan segala pergumulan dan kesusahan mereka. Yang sakit berharap untuk sembuh. Yang gelisah berharap mendapatkan damai sejahtera. Dan meskipun mereka dihalang-halangi oleh orang Farisi dan para pemimpin agama Yahudi, mereka tetap datang dan mencari Yesus karena mereka menemukan harapan di dalam Yesus. Yesus pun menyambut mereka; Ia menyembuhkan mereka.

Sebagai pengikut Yesus, kita mempunyai Allah yang jauh lebih hebat dan dahsyat dari Sumur Harapan. Allah kita tidak hanya mampu mendengar dan memahami perkataan kita. Ia juga tahu isi hati dan pikiran kita. Dia adalah sumber pengharapan bagi semua orang. Maka, ketika mengalami pergumulan, jangan berharap dan jangan datang kepada Sumur Harapan. Melainkan, berharap dan datanglah kepada Dia Sang Sumber Harapan sejati, sebab: “Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya …” (ay. 20). [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

REFLEKSI:
Yesuslah sumber harapan sejati.

Ayat Pendukung: Mzm. 139:13-18; Kej. 35:16-29; Mat. 12:15-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ingin Menjadi Besar?
    Markus 10:35-45
    “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu ….” (Mrk. 10:43)...
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...