Sumur Harapan

Matius 12:15-21

Belum ada komentar 57 Views

“Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap.” (Mat. 12:21)

Bangsa Eropa mengenal sebuah cerita rakyat bertajuk “Sumur Harapan.” Penampilan sumur itu sama seperti sumur lainnya. Namun, Sumur Harapan mampu mendengar, memahami, bahkan mengabulkan permintaan seseorang. Banyak orang yang datang ke Sumur Harapan. Ada yang sekadar ingin tahu, tetapi banyak juga yang datang untuk meminta sesuatu.

Dalam bacaan kita hari ini, penulis Injil mengungkapkan bahwa ada banyak orang yang datang kepada Yesus. Mereka datang dengan segala pergumulan dan kesusahan mereka. Yang sakit berharap untuk sembuh. Yang gelisah berharap mendapatkan damai sejahtera. Dan meskipun mereka dihalang-halangi oleh orang Farisi dan para pemimpin agama Yahudi, mereka tetap datang dan mencari Yesus karena mereka menemukan harapan di dalam Yesus. Yesus pun menyambut mereka; Ia menyembuhkan mereka.

Sebagai pengikut Yesus, kita mempunyai Allah yang jauh lebih hebat dan dahsyat dari Sumur Harapan. Allah kita tidak hanya mampu mendengar dan memahami perkataan kita. Ia juga tahu isi hati dan pikiran kita. Dia adalah sumber pengharapan bagi semua orang. Maka, ketika mengalami pergumulan, jangan berharap dan jangan datang kepada Sumur Harapan. Melainkan, berharap dan datanglah kepada Dia Sang Sumber Harapan sejati, sebab: “Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya …” (ay. 20). [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

REFLEKSI:
Yesuslah sumber harapan sejati.

Ayat Pendukung: Mzm. 139:13-18; Kej. 35:16-29; Mat. 12:15-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ikut Menghadirkan Kerajaan Surga
    Matius 13:31-33, 44-52
    “Kerajaan Surga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diaduk ke dalam tepung terigu sebanyak empat puluh liter...
  • TANDA SALIB
    Matius 12:38-42
    … demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam. (Matius 12:40b) Udin merasa...
  • Tidak Ada Yang Kebetulan
    Kejadian 29:9-14
    Selagi ia berbicara dengan mereka, datanglah Rahel dengan kambing domba ayahnya, sebab dialah yang menggembalakannya. (Kejadian 29:9) Banu sedang...
  • Kasih Bagi Ribuan Generasi
    Mazmur 105:1-11,45b
    Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang ditetapkan-Nya bagi seribu generasi. (Mazmur 105:8) Sore itu, di teras rumahnya,...
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...