STAGNASI IMAN

Lukas 7: 31-35

Belum ada komentar 139 Views

Kata Yesus, “Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang zaman ini…kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak menangis.” (Luk. 7:31-32)

Kata “stagnasi” berarti keadaan terhenti (tidak bergerak, tidak aktif, tidak jalan); tidak maju atau mundur, hidup yang lesu dan monoton. Stagnasi juga berarti tidak adanya kemajuan menuju tingkat pemahaman baru yang mendorong terjadinya perubahan dalam wawasan berpikir dan beraktifitas yang semakin bermakna bagi kehidupan bersama. Lalu, bagaimana dengan stagnasi iman?

Stagnasi iman terjadi dalam diri orang-orang Farisi dan ahli- ahli Taurat yang berdialog dengan Yesus. Meskipun mereka tekun mempelajari Taurat dan mendengarkan pengajaran Yohanes Pembaptis dan diri-Nya, tetapi mereka tidak mempunyai kemajuan dalam memahami Yesus dan tujuan pengajaran-Nya. Bagi Yesus, mereka bagaikan anak-anak yang bersikap masa bodoh, tetapi pada sisi yang lain hati mereka beku membatu, selalu berpegang pada keyakinannya yang dianggap paling benar dan merendahkan orang lain serta selalu menyalahkan-Nya. Stagnasi hidup beriman inilah yang membuat mereka menolak segala sesuatu yang baru dan memandangnya sebagai sebuah ancaman bagi diri mereka. Stagnasi iman “membutakan” seseorang sehingga ia beranggapan bahwa hanya dirinyalah yang paling benar.

Stagnasi iman juga bisa terjadi dalam diri kita. Mari kita terus mengoreksi pemahaman kita akan Tuhan dan kehendak-Nya dalam hidup kita. Mari bersikap terbuka pada wawasan baru yang akan menyempurnakan hidup beriman kita di hadapan Tuhan dan sesama. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

REFLEKSI:
Keterbukaan diri untuk menerima hal baru yang membarui kehidupan kita menandakan kita tidak berada dalam stagnasi iman.

Ayat Pendukung: 2 Sam. 6:16-23; Mzm. 68:24-35; Luk. 7:31-35
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Muliakan Tuhan Dengan Kekayaan
    Matius 19:23-30
    “Sekaii lagi Aku berkata kepadamu: Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan...
  • Berhenti Bersungut
    Keluaran 16:1-21
    Di padang gurun itu segenap umat Israel bersungut-sungut kepada Musa dan Harun. (Keluaran 16:2) Seorang ibu mengalami depresi akibat...
  • MISSION IMPOSSIBLE
    Mazmur 105:1-6, 37-45
    Dibuka-Nya gunung batu, terpancarlah air, lalu mengalir di padang-padang kering seperti sungai. (Mazmur 105:41) Dalam menjalani kehidupan, mungkin kita...
  • KEKUATAN DOA
    Markus 11:20-25
    Yesus menjawab mereka, “Percayalah kepada Allah!” (Markus 11:22) Wilma Rudolph adalah wanita Amerika kulit hitam pertama yang memperoleh tiga...
  • Tuhan Setia
    Nehemia 9:9-15
    Dengan tiang awan Engkau memimpin mereka pada siang hari dan dengan tiang api pada maiam hari untuk menerangi jalan...