Siapakah Saya?

1 Samuel 2:21-25

Belum ada komentar 63 Views

“Jika seseorang berdosa terhadap seorang yang lain, maka Allah yang akan mengadili; tetapi jika seseorang berdosa terhadap TUHAN, siapakah yang menjadi perantara baginya?” (1Sam. 2:25)

Masyarakat Indonesia mengenal kisah Malin Kundang, anak laki- laki yang durhaka pada ibunya sendiri. PL juga mengenal kisah semacam itu, bahkan lebih durhaka lagi, yakni Hofni dan Pinehas. Tentang mereka, firman Tuhan mengatakan, “Adapun anak-anak lelaki Eli adalah orang-orang dursila; mereka tidak mengindahkan TUHAN.” Sebagai imam yang bertugas mendoakan daging kurban, mereka sering mencuri dan mengambil bagian-bagian yang enak untuk diri mereka sendiri. “Dengan demikian sangat besarlah dosa kedua orang muda itu di hadapan TUHAN, sebab mereka memandang rendah korban untuk TUHAN.” Mereka lebih durhaka daripada Malin Kundang, karena mereka kurang ajar tidak hanya pada orangtua mereka, tetapi juga pada Tuhan.

Kita tidak tahu apa yang menyebabkan Hofni dan Pinehas menjadi orang-orang semacam itu. Mungkin saja karena Eli terlalu memanjakan mereka; atau bisa jadi Eli sudah mendidik anak- anaknya dengan tegas, tetapi istrinya selalu mementahkan semua didikan tersebut; atau Hofni dan Pinehas salah memilih teman.

Karakter kita senantiasa dibentuk oleh faktor bawaan dan faktor lingkungan, entah lingkungan keluarga atau pertemanan. Tetapi, karakter kita juga dibentuk oleh pilihan pribadi kita. Kita sendirilah yang pada akhirnya memutuskan kita mau jadi orang macam apa. Oleh karena itu, kita harus bertanggung-jawab atas hidup kita sendiri. Kita tidak bisa menyalahkan orang lain atas pilihan hidup kita. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Sebelum memutuskan untuk melakukan sesuatu, biasakanlah bertanya, “Siapakah saya dan mau jadi orang macam apakah saya?”

Ayat Pendukung: Mzm. 139:1-6, 13-18; 1Sam. 2:21-25; Mat. 25:1-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...
  • Manfaat Hikmat
    Ayub 28:12-29:10
    “… tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi.” (Ayb....