Sementara Masih Ada Waktu, Berubahlah!

2 Petrus 3:8-13

Belum ada komentar 147 Views

… karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. (2Ptr. 3:9)

Tidak pernah ada kata terlambat untuk berubah menjadi lebih baik sesuai dengan kehendak kasih Allah. Penjahat yang disalibkan bersama dengan Kristus saja masih mendapat ajakan untuk menikmati Firdaus. Namun, kadang kita menjumpai orang-orang yang cepat menyimpulkan keadaan dan merasa mengalami jalan buntu untuk mengalami perubahan hidup.

Kerinduan pengikut Kristus di seluruh dunia sama, yaitu tibanya kesempurnaan dalam dunia ini karena kedatangan Tuhan Yesus kembali. Menurut Petrus, sementara kita aktif hidup sebagai pengikut Kristus yang setia, kita juga mesti sadar bahwa dalam waktu penantian ini Allah menghendaki supaya semua orang ikut serta dalam kebahagiaan abadi itu. Orang yang tersesat masih diberi kesempatan untuk berbalik dan bertobat. Dengan demikian, waktu penantian ini juga menjadi “waktu anugerah”–yang kita jalani dengan pertolongan Tuhan–untuk membawa kabar baik bagi orang lain yang membutuhkan keselamatan, melalui perkataan dan tingkah laku hidup kita.

Kuasa kasih Tuhan adalah kuasa yang memperbaiki dan bukan semata-mata menghukum. Jika sekarang ini ada sikap hidup dan kebiasaan dalam diri yang perlu kita ubah, jangan ditunda-tunda lagi. Kalau kita mengenal orang yang membutuhkan pertolongan karena sedang berada di “jalan” yang kemungkinan besar akan menghancurkan dirinya, segera bertindaklah baginya. Kuasa kasih Tuhan selalu menolong kita semua. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apa yang akan kita lakukan dengan segera bagi diri sendiri dan orang lain sebelum kedatangan Tuhan Yesus kembali?

Ayat Pendukung: Mzm. 94; Yer. 5:18-31; 2Ptr. 3:8-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...