Sejenak Aku Menoleh

Mazmur 124

Belum ada komentar 105 Views

Sekiranya bukan TUHAN yang di pihak kita, ketika manusia bangkit melawan kita, pasti mereka telah menelan kita hidup-hidup, ketika amarah mereka bangkit terhadap kita. (Mazmur 124:2-3)

“Sejenak aku menoleh pada jalan yang t’lah kutempuh. Kasih Tuhan kuperoleh, membuatku tertegun. Jalan itu penuh liku, kadang-kadang tanpa t’rang. Tapi Tuhan membimbingku hingga aku tercengang. Kasih Tuhan membimbingku dan hatiku pun tenang.” Itulah syair lagu “Sejenak Aku Menoleh” dari PKJ 244. Lagu ini mengajak kita untuk merenungkan betapa luar biasanya kasih Tuhan dalam perjalanan hidup kita sampai saat ini. Ketika kita berhenti dan menoleh sejenak pada perjalanan hidup kita, kita akan melihat bahwa sepanjang jalan itu Tuhan membimbing dan menolong kita.

Pemazmur juga memiliki keyakinan iman yang sama ketika ia “menoleh sejenak” pada perjalanan hidup yang telah dilalui Bangsa Israel. la memulai mazmurnya dengan ajakan untuk mengakui penyertaan TUHAN sepanjang perjalanan hidup Bangsa Israel ketika ia berkata, “Sekiranya bukan TUHAN yang di pihak kita.” Jika bukan karena penyertaan TUHAN, umat tidak akan mampu bertahan menghadapi semua tantangan dan kesulitan. Kisah perjalanan hidup umat TUHAN adalah sebuah kisah yang penuh dengan kasih, penyertaan, dan pemeliharaan-Nya.

Mari kita berhenti sejenak dan menoleh pada perjalanan hidup yang telah kita tempuh. Di sana, kita pasti akan melihat dan menyadari kisah kasih setia Tuhan yang menyertai, memelihara, dan menguatkan di sepanjang kehidupan kita. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

DOA:
Tuhan, terima kasih untuk kehadiran-Mu dalam sepanjang kehidupan yang kami jalani. Ajar kami untuk tidak dikuasai kekhawatiran dalam memasuki hari esok. Amin.

Ayat Pendukung: Ams. 8:4-21; Mzm. 124; Ef. 5:15-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Melupakan Hidup Lama
    Mazmur 45:10-17
    Dengarlah, hai Putri, lihatlah, dan pasanglah telingamu, lupakanlah bangsamu dam seisi rumah ayahmu! (Mazmur 45:11) Pernahkah Saudara menyaksikan resepsi...
  • Kecaman Kepedulian
    Matius 11:20-24
    Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mukjizat-mukjizat-Nya, (Matius 11:20) Pernahkah...
  • Hanya Tuhan, Allah Kami
    1 Raja-raja 18:36-39
    Melihat kejadian itu, seluruh rakyat sujud serta berkata, “TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!” (1 Raja-raja 18:39) Tanpa disadari,...
  • Takhta Allah Tak Goyah
    Mazmur 47
    Allah memerintah sebagai raja atas bangsa-bangsa, Allah bersemayam di atas takhta-Nya yang kudus. (Mazmur 47:9) Dalam era digital, kita...
  • SAMBUTLAH DIA!
    Matius 10:40-42
    Siapa saja yang menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan siapa yang menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku....