Hanya Tuhan, Allah Kami

1 Raja-raja 18:36-39

Belum ada komentar 77 Views

Melihat kejadian itu, seluruh rakyat sujud serta berkata, “TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!” (1 Raja-raja 18:39)

Tanpa disadari, orang percaya bisa dikendalikan dan dikuasai oleh ilah-ilah zaman ini. Popularitas, uang, kuasa, atau kenyamanan bisa menggeser posisi Tuhan dari hati orang percaya. Tak sedikit orang tergoda mengikuti tren hingga iman menjadi tawar dan tak jelas siapa yang benar- benar layak disembah.

Israel pun pernah menyerahkan diri pada ilah lain. Hati mereka terbagi. Mereka menyembah TUHAN, tetapi juga Baal, dewa hujan dan kesuburan yang populer saat itu. Elia menantang mereka, “Kalau TUHAN itu Allah, ikutilah Dia!” Doanya sederhana, tetapi penuh keyakinan. Dan TUHAN menjawab dengan mengirimkan api dari langit yang membakar mezbah. Api TUHAN membakar keraguan dan membangkitkan pengakuan. Rakyat tersungkur dalam takjub. Mereka berseru, “TUHAN, Dialah Allah!” TUHAN berkenan menyatakan kuasa-Nya agar umat-Nya kembali percaya dan menyembah-Nya sepenuh hati.

Tuhan meneguhkan umat-Nya bukan hanya dengan api, tetapi juga melalui pengalaman sehari-hari yang membuat kita mengakui bahwa Dia sungguh hidup dan pantas disembah. Di tengah era serba instan dan kecenderungan untuk terpikat tren nikmat dunia, tetaplah membangun iman dalam penyembahan sejati. Tempatkanlah Tuhan sebagai satu-satunya Pribadi yang kita sembah dan muliakan setiap hari. Marilah kita kembali menyerukan komitmen iman, “TUHAN, Engkaulah Allah kami!” [Pdt. Sri Agus Patnaningsih]

DOA:
Ya Tuhan, mampukan kami meyakini kuasa-Mu agar hati kami selalu setia menyembah-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: 1 Raj. 18:36-39; Mzm. 47; 1 Yoh. 4:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Melupakan Hidup Lama
    Mazmur 45:10-17
    Dengarlah, hai Putri, lihatlah, dan pasanglah telingamu, lupakanlah bangsamu dam seisi rumah ayahmu! (Mazmur 45:11) Pernahkah Saudara menyaksikan resepsi...
  • Kecaman Kepedulian
    Matius 11:20-24
    Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mukjizat-mukjizat-Nya, (Matius 11:20) Pernahkah...
  • Takhta Allah Tak Goyah
    Mazmur 47
    Allah memerintah sebagai raja atas bangsa-bangsa, Allah bersemayam di atas takhta-Nya yang kudus. (Mazmur 47:9) Dalam era digital, kita...
  • SAMBUTLAH DIA!
    Matius 10:40-42
    Siapa saja yang menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan siapa yang menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku....
  • AMPUNILAH DIA!
    Lukas 17:1-4
    Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. (Lukas 17:3) Dalam kehidupan masyarakat...