Seimbang dan Bijaksana

Mazmur 90

Belum ada komentar 78 Views

Buatlah kami bersukacita seimbang dengan hari-hari Engkau menindas kami, seimbang dengan tahun-tahun kami mengalami sengsara. (Mazmur 90:15)

Manusia dapat mengalami dua macam kondisi kehidupan yang ekstrem, yaitu hidup dalam kenyamanan dan hidup dalam penderitaan. Seseorang yang selalu hidup dalam kenyamanan dapat menjadi pribadi yang rapuh dan lemah. Namun, hidup dalam penderitaan pun dapat membuat seseorang mengalami kepahitan dan keputusasaan.

Masa Adven mengajarkan kepada umat untuk hidup menyangkal diri dan rela menderita, sekaligus hidup dalam pengharapan dan sukacita. Kedua dimensi tersebut perlu ditempatkan secara seimbang. Faktor penentunya adalah cara pandang terhadap hidup. Semakin luas wawasan dan semakin mendalam kerohanian seseorang, ia tidak akan mudah mengalami kegetiran walau mengalami kesengsaraan. Dengan menghitung hari-hari yang dijalani, seseorang akan beroleh hati yang bijaksana (ay. 12). Sikap bijaksana adalah hasil dari kemampuan untuk merespons penderitaan dan sukacita sehingga menghasilkan kematangan rohani.

Orang yang bijaksana tidak akan mudah menyerah dan menyalahkan keadaan saat ia mengalami penderitaan. Sebaliknya, ia juga tidak akan takabur saat mengalami keberhasilan atau kebahagiaan. Kesadaran akan kefanaannya diimbangi oleh sikap iman yang percaya akan kebaikan dan kemurahan Allah. Itu sebabnya, ia tidak mengandalkan pengertian dan kebenarannya sendiri. Ia hidup dalam kerendahan hati dan ketulusan baik saat dukacita maupun sukacita. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

DOA:
Berikanlah pengertian dan wawasan kami semakin mendalam ya Bapa agar kami mampu merespons setiap situasi dengan bijaksana. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 1:24-31; Mzm. 90; Luk. 11:29-32
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tiada Yang Tersembunyi
    Lukas 11:53-12:3
    Karena itu, apa yang kamu katakan dalam gelap akan didengar dalam terang, dan apa yang kamu bisikkan ke telinga...
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...