Sang Gembala

Yehezkiel 34:25-31

Belum ada komentar 165 Views

“Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH.” (Yeh. 34:31)

Pada 16 Agustus 1967, dalam pidatonya yang berjudul Where Do We Go from Here? Martin Luther King, Jr. mengatakan, “Biarlah kita tidak menjadi puas sampai tiba saatnya ketika tidak seorang pun akan berteriak, ‘Kekuatan orang kulit putih!’ ketika tidak seorang pun akan berteriak ‘Kekuatan orang kulit hitam!’ tetapi setiap orang akan berbicara tentang kekuatan Allah dan kekuatan manusia.” Martin Luther King, Jr. memang membayangkan suatu dunia yang tidak lagi dikotak-kotakkan atas dasar warna kulit, suatu kehidupan yang tidak dikuasai oleh kekuatan rasial tertentu yang menindas kelompok manusia lainnya.

Penulis Yehezkiel pun dalam penglihatannya menggambarkan adanya suasana atau kondisi yang berbeda ketika Allah memulihkan umat-Nya. Kehidupan umat akan penuh dengan damai sejahtera karena Allah sendirilah yang akan memimpin umat-Nya. Ia menjadi seperti gembala yang memimpin domba gembalaan-Nya dengan penuh kasih sayang. Ia melindungi yang lemah dan tidak membiarkan terjadinya penindasan dan penyalahgunaan kuasa. Allah sebagai gembala akan memenuhi kebutuhan umat dan menghalau ketakutan mereka.

Gambaran itu memperlihatkan bahwa kesejahteraan sosial bisa tercipta bila Allah sendiri yang berperan di dalamnya. Dengan kepemimpinan Allah sebagai gembala, kita pun diundang untuk menjadi domba yang senantiasa menghidupi gaya hidup yang sesuai dengan kepemimpinan Allah itu. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Pemerintahan Allah adalah dunia tanpa kotak diskriminatif.

Ayat Pendukung: Mzm. 100; Yeh. 34:25-31; Mat. 12:46-50
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Allah Mengenalku
    Mazmur 139:1-12, 23-24
    Selidikilah aku, ya Allah, dan selamilah hatiku, ujilah aku dan ketahuilah pikiran-pikiranku; (Mazmur 139:23) Maya duduk hening di bangku...
  • Bahagia Karena Menemukan Makna
    Matius 13:10-17
    Namun, berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar. (Matius 13:16) Budi termenung. Langit senja seolah melukiskan kerinduan dalam...
  • Kasih Bagi Yang Rentan
    Yeremia 49:7-11
    “Tinggalkanlah anak-anak yatimmu, Aku akan menghidupi mereka; biarlah janda-jandamu menaruh kepercayaan pada-Ku!” (Yeremia 49:11) Seorang konglomerat besar yang merasa...
  • Tidak Sendirian
    Mazmur 142
    Aku berseru-seru kepada-Mu, ya TUHAN, kataku, “Engkaulah tempat perlindunganku, bagianku di negeri orang hidup!” (Mazmur 142:6) Semua orang, dalam...
  • Bukan Sekadar Mengaminkan
    Matius 13:1-9, 18-23
    “Yang ditaburkan di tanah yang baik artinya orang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada...