Roh Kudus Memerdekakan

Roh Kudus Memerdekakan

1 Komentar 418 Views

Seorang anak remaja berangkat pada suatu sore menuju tempat kursus bahasa Inggris, berbekal pesan dari ibunya untuk langsung pulang seusai kursus. Sekitar jam setengah enam kursus selesai. Sebelum pulang beberapa temannya mengajaknya untuk berjalan-jalan sebentar di mall di seberang tempat kursus. Maka pilihan bagi si remaja hanyalah menaati atau melanggar pesan ibunya tadi.

Bila ia memilih untuk menaati ibunya, tentunya itulah yang mestinya terjadi. Namun ternyata “taat” dengan “taat” bisa berbeda. Bergantung pada “mengapa taat” atau motivasi dari ketaatan itu. Ia bisa taat karena “takut” pada hukuman ibunya bila melanggar pesan beliau. Atau ia taat karena ia tidak mau membuat ibunya cemas menunggu-nunggu kepulangannya. Ia taat karena ia mencintai ibunya, yang ia tahu amat mencintainya dan sangat dicintainya. Inilah inti dari apa yang dikatakan Paulus dalam ayat 17: “…di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.”

Roh Allah tidak menjadikan orang terbelenggu dan takut, seperti orang Israel yang diperhamba Hukum Taurat. Roh Allah membebaskan orang dari belenggu itu, dan menempatkannya pada kehidupan yang merdeka dalam naungan Roh dan kasih-Nya. Seperti pada si remaja tadi, Roh menuntun kepada ketaatan karena kasih. Kasih dari dan kepada Tuhan, kasih dari dan kepada sesama, serta “kasih” kepada alam ciptaan-Nya.

Roh Allah tidak menjadikan kita tidak berdaya, bergantung, tidak punya inisiatif, takut melakukan kesalahan. Sebaliknya, Roh Allah memerdekakan dan memberdayakan kita, menjadikan kita bersyukur, kreatif, tidak selalu menunggu, bahkan berani menanggung resiko, demi kasih kepada Tuhan dan sesama.

Beribadah, mengasihi, melayani, berbuat dan bersikap baik, bukan karena takut hukuman, tetapi karena merdeka, sehingga dengan sadar memilih untuk melakukannya. Kita?

 

PWS

1 Comment

  1. Gimson lubis

    Sangat memberkat

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH TANPA KEMUNAFIKAN
    Matius 22:15-22
    Dalam Matius 22:15-22, orang-orang Farisi berusaha menjebak Yesus melalui pertanyaan tentang pajak kepada Kaisar. Mereka memuji Yesus seolah-olah tulus,...
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...