Roh Kudus Memerdekakan

Roh Kudus Memerdekakan

1 Komentar 360 Views

Seorang anak remaja berangkat pada suatu sore menuju tempat kursus bahasa Inggris, berbekal pesan dari ibunya untuk langsung pulang seusai kursus. Sekitar jam setengah enam kursus selesai. Sebelum pulang beberapa temannya mengajaknya untuk berjalan-jalan sebentar di mall di seberang tempat kursus. Maka pilihan bagi si remaja hanyalah menaati atau melanggar pesan ibunya tadi.

Bila ia memilih untuk menaati ibunya, tentunya itulah yang mestinya terjadi. Namun ternyata “taat” dengan “taat” bisa berbeda. Bergantung pada “mengapa taat” atau motivasi dari ketaatan itu. Ia bisa taat karena “takut” pada hukuman ibunya bila melanggar pesan beliau. Atau ia taat karena ia tidak mau membuat ibunya cemas menunggu-nunggu kepulangannya. Ia taat karena ia mencintai ibunya, yang ia tahu amat mencintainya dan sangat dicintainya. Inilah inti dari apa yang dikatakan Paulus dalam ayat 17: “…di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.”

Roh Allah tidak menjadikan orang terbelenggu dan takut, seperti orang Israel yang diperhamba Hukum Taurat. Roh Allah membebaskan orang dari belenggu itu, dan menempatkannya pada kehidupan yang merdeka dalam naungan Roh dan kasih-Nya. Seperti pada si remaja tadi, Roh menuntun kepada ketaatan karena kasih. Kasih dari dan kepada Tuhan, kasih dari dan kepada sesama, serta “kasih” kepada alam ciptaan-Nya.

Roh Allah tidak menjadikan kita tidak berdaya, bergantung, tidak punya inisiatif, takut melakukan kesalahan. Sebaliknya, Roh Allah memerdekakan dan memberdayakan kita, menjadikan kita bersyukur, kreatif, tidak selalu menunggu, bahkan berani menanggung resiko, demi kasih kepada Tuhan dan sesama.

Beribadah, mengasihi, melayani, berbuat dan bersikap baik, bukan karena takut hukuman, tetapi karena merdeka, sehingga dengan sadar memilih untuk melakukannya. Kita?

 

PWS

1 Comment

  1. Gimson lubis

    Sangat memberkat

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Filipus dan Natanael
    Yohanes 1:43-51
    Injil Yohanes dalam bacaan minggu ini menunjukkan dua tipe orang beriman. Filipus yang merujuk pada Musa dan kitab Taurat,...
  • TOHU WABOHU
    Kejadian 1:1-5 dan Markus 1:4-11
    Dengan apik penulis Injil Markus menuliskan sebuah keterangan bahwa seruan pertobatan Yohanes Pembaptis justru disampaikan di tengah padang gurun...
  • Sang Kekal Diam Bersama Kita
    Yohanes 1:14
    Seorang sastrawan bernama Goenawan Moehamad menulis sebuah catatan, “Selalu ada yang bisa mengerikan dalam hubungan dengan sejarah. Tapi pada...
  • Simeon: Siap Mati dan Berani Hidup
    Lukas 2:29-30
    Salah satu sisi kelam dari pandemi Covid-19 yang paling mendukakan kita semua adalah terenggutnya kehidupan orang-orang yang kita kasihi...
  • Beroleh Kasih Karunia Allah
    Beroleh Kasih Karunia Allah
    Lukas 1:30
    ”Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah” (Luk. 1:30). Demikian ujar malaikat saat menjumpai...