Rendah Hati

1 Korintus 4:8-13

Belum ada komentar 95 Views

Kami bodoh oleh karena Kristus, tetapi kamu arif dalam Kristus. Kami lemah, tetapi kamu kuat. Kamu mulia, tetapi kami hina. (1Kor. 4:10)

Kepandaian kerap membuat kita terlena. Kita merasa mampu melakukan segala sesuatu karena kepandaian yang kita miliki. Bahkan, kepandaian juga acap kali kita gunakan untuk mengatur dan mendominasi orang lain. Satu sisi, kepandaian adalah anugerah Allah yang sangat bermanfaat. Di sisi lain, kepandaian dapat menjadi celah bagi munculnya kesombongan dan arogansi.

Perikop Alkitab hari ini, menggambarkan ketegangan relasi antara Paulus dengan jemaat di Korintus. Beberapa anggota jemaat Korintus tampaknya mengedepankan arogansinya, sehingga terjadi keretakan di tengah-tengah jemaat. Dengan nada satire, Paulus mengingatkan jemaat Korintus untuk saling merendahkan hati satu dengan yang lain. Di dalam Kristus, setiap orang setara. Di dalam Kristus, tidak ada seorang pun yang berhak memosisikan diri lebih tinggi dari yang lain. Teguran yang disampaikan oleh Paulus ini, bukanlah untuk menunjukkan posisinya sebagai rasul Kristus yang hebat, melainkan untuk mempersatukan jemaat Korintus dalam ikatan kekeluargaan yang setara.

Maraknya persaingan di berbagai sektor kehidupan, tampaknya telah memicu terjadinya kesombongan. Hal ini berbahaya bagi relasi kita dengan sesama. Oleh sebab itu, kita semua terpanggil untuk memperjuangkan kesetaraan, baik di dalam kehidupan keluarga, gereja dan masyarakat. Kerendahan hati menjadi karakter yang perlu untuk terus ditanamkan, baik di tengah persekutuan keluarga, gereja, maupun masyarakat. [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Kerendahan hati tidak membuat kita terhina, justru sebaliknya, kerendahan hati membuat kita terhormat.

Ayat Pendukung: Mzm. 123; Yer. 7:1-15; 1Kor. 4:8-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Damai Sejati Di Balik Pintu Terkunci
    Yohanes 20:19-23
    … datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” (Yohanes 20:19b) Rendi sedang merasa...
  • BAHAGIANYA, BAHAGIAKU?
    Matius 5:1-12
    Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya; (Matius 5:2) Dunia mengajarkan bahwa orang yang berbahagia adalah mereka yang...
  • Ketika Allah Turun Gunung
    Keluaran 19:16-25
    Lalu Musa berkata kepada TUHAN, “Tidak mungkin bangsa itu akan mendaki Gunung Sinai ini, sebab Engkau sendiri telah memperingatkan...
  • Bukan Kuda Perang Yang Menyelamatkan
    Mazmur 33:12-22
    Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, bagaimanapun tangkasnya dia tidak membuat orang luput. (Mazmur 3317) Dalam situasi genting,...
  • Percaya Bukan Sekadar Tahu
    Yohanes 3:31-36
    “Siapa saja yang percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi siapa saja yang tidak taat kepada Anak,...