Rekonsiliasi Dengan Tuhan

Mazmur 51:1-15

Belum ada komentar 241 Views

Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela! (Mzm. 51:14)

Kesalahan apa yang pernah Anda lakukan kepada orangtua? Atau, kesalahan apa yang pernah anak kita perbuat pada kita? Apa tindakan kita? Apakah kita akan memutuskan hubungan dengan orangtua atau anak kita? Konflik yang terjadi memang tidak mengubah status hubungan, tetapi memengaruhi kehidupan hubungan. Maka, diperlukan rekonsiliasi.

Sebagaimana relasi orangtua dan anak dapat terganggu, relasi kita dengan Tuhan juga dapat terganggu karena kita tidak melakukan kehendak-Nya atau berbuat dosa. Dia tetap Tuhan kita dan kita tetap umat-Nya. Namun, kita perlu dan harus mengakui dosa-dosa kita di hadapan-Nya serta memohon pengampunan-Nya, agar relasi kita dengan-Nya menjadi pulih.

Pernahkah dan pada saat kapan Anda merasa kerohanian Anda stagnan? Apakah dosa membuat kita merasa berjarak dengan Tuhan; membuat hati kita terasa kering, sedih, hancur? Daud mengalami perasaan ini. Dia telah berzina dengan Batsyeba dan membunuh Uria, suaminya. Daud dikonfrontasi oleh nabi Natan sehingga ia menyadari dosanya. Penyesalannya ia nyatakan dalam doa pengakuan kepada Tuhan, “Hapuskanlah segala kesalahanku! Jadikanlah hatiku tahir … Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan
… yang dari pada-Mu”.

Tuhan selalu ingin dekat dengan kita, tetapi dosa yang kita perbuat menjauhkan kita dari-Nya. Maka, kita perlu mengakui dosa-dosa kita untuk mendapat pengampunan Tuhan dan mengalami pemulihan: pemulihan hubungan dengan Tuhan dan juga pemulihan dalam batin kita. Pengampunan Tuhan memulihkan, dan hati yang dipulihkan mengalami sukacita. [Pdt. Indra Kurniadi Tjandra]

DOA:
Tuhan, ampunilah dosaku dan pulihkanlah aku supaya aku bersukacita.

Ayat Pendukung: Yl. 2:1-2; 12-17; Mzm. 51:1-15; 2Kor. 5:20b—6:10; Mat. 6:1-6; 16-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Suara Tuhan Di Tengah Badai
    Mazmur 29
    Suara TUHAN penuh kekuatan, suara TUHAN penuh semarak. (Mazmur 29:4) Bayangkanlah sebuah kapal kecil di tengah laut lepas. Awan...
  • Meneguhkan Orang Yang Ragu
    Matius 28:16-20
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata..(Matius 28:17-18a) Merasa ragu adalah hal...
  • Tindakan Yang Lahir Dari Kasih
    Yohanes 14:15-17
    Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku (Yohanes 14:15) Celia, seorang ibu dengan dua anak remaja, jatuh sakit....
  • Ketika Tuhan Bertanya
    Ayub 38:12-21
    Engkaukah yang turun sampai ke sumber laut, atau berjalan-jalan di dasar samudra dalam? (Ayub 38:16) Saat mengalami pergumulan, mungkin...
  • Kita Bukan Penonton
    Mazmur 8
    Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya. (Mazmur 8:7) Selama puluhan tahun, wilayah...