Proses Yang Berkualitas

Markus 10:32-34

Belum ada komentar 119 Views

“… dan Ia akan diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh, dan sesudah tiga hari Ia akan bangkit.” (Mrk. 10:34)

Sekelompok pemuda tamasya menuju sebuah puncak gunung. Pemandu lokal menjelaskan bahwa perjalanan menuju puncak akan menyusuri jalan terjal, berliku dan menanjak; kadang mereka harus merangkak dan meniti jalan sempit yang berbatasan dengan jurang. Namun, saat di puncak, mereka akan menyaksikan pemandangan indah yang akan membuat mereka terpesona. Mendengar penjelasan itu, beberapa pemuda terlihat pucat. Keluhan dan gerutu mulai terdengar. Mereka lebih mengkhawatirkan proses perjalanan ketimbang tujuan memesona yang terdapat di puncak gunung.

Walaupun murid-murid Yesus mendapat penjelasan yang gamblang tentang apa yang akan terjadi dengan guru mereka, namun mereka belum menangkap pesan penting dari Yesus. Mungkin karena di benak mereka Yesus adalah Mesias politik yang menggunakan kekuatan fisik demi perubahan. Mungkin mereka menganggap bahwa kebangkitan hanyalah kiasan, sebab Yesus sering menggunakan perumpamaan.

Padahal, Yesus berupaya untuk menegaskan kepada mereka bahwa cara-Nya membarui dunia ini memang harus melalui jalan penderitaan, supaya mereka tahubahwa kasih adalah cara yang paling tepat untuk melenyapkan kejahatan.

Apakah yang ada di dalam benak kita selama ini, saat diajak Kristus untuk berproses di dalam kehidupan iman yang tidak mudah? Apakah kita sudah memusatkan perhatian pada tujuan akhir yang berkualitas atau malah menyerah karena takut dan khawatir? [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya Bapa, hadirlah bersamaku dalam meniti proses yang berkualitas, mengikuti jalan kasih Anak-Mu, demi pembaruan hidup. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 31:9-16; Rat. 3:55-66; Mrk. 10:32-34
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Rajin Itu Menular!
    Amsal 21:1-17
    Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan. (Ams. 21:5) “Pak pendeta,...
  • Sederhana Tetapi Menawan
    Yakobus 2:17-26
    Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. (Yak....
  • Saksi Iman
    Ibrani 11:17-22
    Karena iman maka Yusuf menjelang matinya memberitakan tentang keluarnya orang-orang Israel dan memberi pesan tentang tulang-belulangnya. (Ibr. 11:22) Kita...
  • Tulus Dan Bersih Hati
    Mazmur 73:1-20
    Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya. (Mzm. 73:1) Iri hati terhadap...
  • Bertekun Membangun Jembatan
    Ibrani 12:3-13
    Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan...