Proses Yang Berkualitas

Markus 10:32-34

Belum ada komentar 547 Views

“… dan Ia akan diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh, dan sesudah tiga hari Ia akan bangkit.” (Mrk. 10:34)

Sekelompok pemuda tamasya menuju sebuah puncak gunung. Pemandu lokal menjelaskan bahwa perjalanan menuju puncak akan menyusuri jalan terjal, berliku dan menanjak; kadang mereka harus merangkak dan meniti jalan sempit yang berbatasan dengan jurang. Namun, saat di puncak, mereka akan menyaksikan pemandangan indah yang akan membuat mereka terpesona. Mendengar penjelasan itu, beberapa pemuda terlihat pucat. Keluhan dan gerutu mulai terdengar. Mereka lebih mengkhawatirkan proses perjalanan ketimbang tujuan memesona yang terdapat di puncak gunung.

Walaupun murid-murid Yesus mendapat penjelasan yang gamblang tentang apa yang akan terjadi dengan guru mereka, namun mereka belum menangkap pesan penting dari Yesus. Mungkin karena di benak mereka Yesus adalah Mesias politik yang menggunakan kekuatan fisik demi perubahan. Mungkin mereka menganggap bahwa kebangkitan hanyalah kiasan, sebab Yesus sering menggunakan perumpamaan.

Padahal, Yesus berupaya untuk menegaskan kepada mereka bahwa cara-Nya membarui dunia ini memang harus melalui jalan penderitaan, supaya mereka tahubahwa kasih adalah cara yang paling tepat untuk melenyapkan kejahatan.

Apakah yang ada di dalam benak kita selama ini, saat diajak Kristus untuk berproses di dalam kehidupan iman yang tidak mudah? Apakah kita sudah memusatkan perhatian pada tujuan akhir yang berkualitas atau malah menyerah karena takut dan khawatir? [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Ya Bapa, hadirlah bersamaku dalam meniti proses yang berkualitas, mengikuti jalan kasih Anak-Mu, demi pembaruan hidup. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 31:9-16; Rat. 3:55-66; Mrk. 10:32-34
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Damai Sejati Di Balik Pintu Terkunci
    Yohanes 20:19-23
    … datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” (Yohanes 20:19b) Rendi sedang merasa...
  • BAHAGIANYA, BAHAGIAKU?
    Matius 5:1-12
    Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya; (Matius 5:2) Dunia mengajarkan bahwa orang yang berbahagia adalah mereka yang...
  • Ketika Allah Turun Gunung
    Keluaran 19:16-25
    Lalu Musa berkata kepada TUHAN, “Tidak mungkin bangsa itu akan mendaki Gunung Sinai ini, sebab Engkau sendiri telah memperingatkan...
  • Bukan Kuda Perang Yang Menyelamatkan
    Mazmur 33:12-22
    Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, bagaimanapun tangkasnya dia tidak membuat orang luput. (Mazmur 3317) Dalam situasi genting,...
  • Percaya Bukan Sekadar Tahu
    Yohanes 3:31-36
    “Siapa saja yang percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi siapa saja yang tidak taat kepada Anak,...