Pesan Pengharapan

Mikha 4:1-5

Belum ada komentar 120 Views

Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana …. (Mi. 4:1)

Nasrudin dijatuhi hukuman mati dengan tuduhan telah menghina sang raja. Ia memohon pengampunan dan meminta kesempatan satu tahun untuk mengajar kuda sang raja bernyanyi. Raja pun setuju. Nasrudin akan dibebaskan jika bisa melakukannya, dan sebaliknya. Hari berikutnya, teman- teman Nasrudin mengunjunginya di penjara dan mendapatinya tampak bahagia. “Bagaimana kamu bisa begitu bahagia?” tanya mereka heran. “Apakah kamu berpikir bahwa kamu betul-betul dapat mengajari kuda raja bernyanyi?” “Tentu saja tidak,” jawab Nasrudin, “namun sekarang aku punya kesempatan satu tahun dan banyak hal bisa terjadi dalam setahun. Mungkin saja Raja membebaskanku. Mungkin ia akan mati dalam peperangan atau penyakit. Mungkin kudanya akan mati. Atau mungkin juga kuda itu betul-betul bisa bernyanyi.”

Hidup memang penuh dengan kemungkinan. Pikiran tentang berbagai kemungkinan akan apa yang terjadi bisa mencemaskan kita, namun sekaligus memberi kita harapan. Mikha menubuatkan masa depan kehidupan umat yang penuh damai. Setiap bangsa datang menyembah Tuhan. Namun, situasi yang indah ini belum terjadi pada masa Mikha. Malahan yang terjadi sebaliknya. Bangsa-bangsa saling berperang dan Yerusalem dibinasakan. Di tengah situasi seburuk itu, Mikha memberitakan pesan pengharapan agar umat mampu bertahan. Tanpa pengharapan hidup menjadi terlalu berat untuk ditanggung. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Begitu banyak kemungkinan yang bisa terjadi dalam hidup. Karena itulah, kita mempunyai pengharapan.

Ayat Pendukung: Mzm. 79; Mi. 4:1-5; Why. 15:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...