Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat

Mazmur 130

Belum ada komentar 63 Views

Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. (Mzm. 130:2)

Di ruang gawat darurat sebuah rumah sakit umum daerah, terlihat kesibukan luar biasa. Seolah tak ada jeda perawat dan dokter bahu-membahu menolong belasan pasien. Namun, tampak ada seorang ibu marah, membentak seorang perawat. Ia merasa tim medis di rumah sakit itu lamban dalam menangani anaknya yang sedang kesakitan. Pengalaman ibu tersebut bisa saja terjadi pada kita. Ketika kita atau orang yang kita kasihi sakit, maka kita menghendaki agar dokter atau tim medis segera menanganinya. Kita tidak mau terlambat dan menderita berkepanjangan!

Tampaknya, pemazmur juga punya kegelisahan sama seperti kebanyakan orang. Dalam menghadapi kegetiran, bagaikan di jurang yang dalam, dia berseru, “Tuhan, dengarkanlah seruanku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku” (Mzm. 130:2)

Benarkah TUHAN tidak mendengar dan tidak menaruh perhatian? Ternyata tidak! TUHAN hadir sebagai penolong dan pembebas umat-Nya. Ia sangat tahu kapan waktunya dan dengan cara bagaimana Ia menolong umat-Nya. Maka, yang diperlukan dari kita adalah berpikir positif bahwa TUHAN tidak pernah lalai menepati janji-Nya. Ia akan bertindak sesuai dengan kapasitas-Nya. Hanya saja, yang dibutuhkan dari kita adalah menantikan pertolongan TUHAN dan berusaha hidup benar, bertobat dari segala tingkah laku yang salah. [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Telinga Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang minta tolong!

Ayat Pendukung: Mzm. 130; Yeh. 1:1-3, 2:8—3:3; Why. 10:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Hati Yang Bersukacita
    Roma 8:26-27
    Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri...
  • Bersukacita Dalam Pemeliharaan Tuhan
    Yoel 2:18-29
    Jangan takut, hai tanah, bersorak-soraklah dan bersukacitalah, sebab juga TUHAN telah melakukan perkara yang besar! (Yl. 2:21) Ketika kami...
  • Terimalah Roh Kudus
    Yohanes 20:19-23
    Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: “Terimalah Roh Kudus.” (Yoh. 20:22) Hari ini adalah hari Pentakosta....
  • Berbahagialah
    Matius 5:1-12
    Maka Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: “Berbahagialah ….” (Mat. 5:2-3) Bagaimana caranya untuk menjadi bahagia? Apakah...
  • ABBA
    Roma 8:14-17
    Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!” (Rm. 8:15) Sebuah lagu oleh Robert dan Lea Sutanto berlirik:...
Kegiatan