Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat

Mazmur 130

Belum ada komentar 866 Views

Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. (Mzm. 130:2)

Di ruang gawat darurat sebuah rumah sakit umum daerah, terlihat kesibukan luar biasa. Seolah tak ada jeda perawat dan dokter bahu-membahu menolong belasan pasien. Namun, tampak ada seorang ibu marah, membentak seorang perawat. Ia merasa tim medis di rumah sakit itu lamban dalam menangani anaknya yang sedang kesakitan. Pengalaman ibu tersebut bisa saja terjadi pada kita. Ketika kita atau orang yang kita kasihi sakit, maka kita menghendaki agar dokter atau tim medis segera menanganinya. Kita tidak mau terlambat dan menderita berkepanjangan!

Tampaknya, pemazmur juga punya kegelisahan sama seperti kebanyakan orang. Dalam menghadapi kegetiran, bagaikan di jurang yang dalam, dia berseru, “Tuhan, dengarkanlah seruanku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku” (Mzm. 130:2)

Benarkah TUHAN tidak mendengar dan tidak menaruh perhatian? Ternyata tidak! TUHAN hadir sebagai penolong dan pembebas umat-Nya. Ia sangat tahu kapan waktunya dan dengan cara bagaimana Ia menolong umat-Nya. Maka, yang diperlukan dari kita adalah berpikir positif bahwa TUHAN tidak pernah lalai menepati janji-Nya. Ia akan bertindak sesuai dengan kapasitas-Nya. Hanya saja, yang dibutuhkan dari kita adalah menantikan pertolongan TUHAN dan berusaha hidup benar, bertobat dari segala tingkah laku yang salah. [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Telinga Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang minta tolong!

Ayat Pendukung: Mzm. 130; Yeh. 1:1-3, 2:8—3:3; Why. 10:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • AMPUNILAH DIA!
    Lukas 17:1-4
    Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. (Lukas 17:3) Dalam kehidupan masyarakat...
  • Tak Tahu Harus Berbuat Apa
    2 Tawarikh 20:5-12
    “Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu.” (2 Tawarikh 20:12b) Seorang manajer muda...
  • Jangan Aku Tertidur Dan Mati
    Mazmur 13
    Pandanglah dan jawablah aku, ya TUHAN, Allahku! Buatlah mataku bercahaya, supaya jangan aku tertidur dan mati. (Mazmur 13:4) Jam...
  • Roh Kudus Yang Berkata-Kata
    Matius 10:5-23
    Sebab, bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. (Matius 10:20) Mungkin kita...
  • Tak Dilupakan Tuhan
    Kejadian 25:12-18
    Inilah keturunan Ismael, anak Abraham, yang telah dilahirkan baginya oleh Hagar, perempuan Mesir, hamba Sara. (Kejadian 25:12) Seorang anak...