Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat

Mazmur 130

Belum ada komentar 873 Views

Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. (Mzm. 130:2)

Di ruang gawat darurat sebuah rumah sakit umum daerah, terlihat kesibukan luar biasa. Seolah tak ada jeda perawat dan dokter bahu-membahu menolong belasan pasien. Namun, tampak ada seorang ibu marah, membentak seorang perawat. Ia merasa tim medis di rumah sakit itu lamban dalam menangani anaknya yang sedang kesakitan. Pengalaman ibu tersebut bisa saja terjadi pada kita. Ketika kita atau orang yang kita kasihi sakit, maka kita menghendaki agar dokter atau tim medis segera menanganinya. Kita tidak mau terlambat dan menderita berkepanjangan!

Tampaknya, pemazmur juga punya kegelisahan sama seperti kebanyakan orang. Dalam menghadapi kegetiran, bagaikan di jurang yang dalam, dia berseru, “Tuhan, dengarkanlah seruanku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku” (Mzm. 130:2)

Benarkah TUHAN tidak mendengar dan tidak menaruh perhatian? Ternyata tidak! TUHAN hadir sebagai penolong dan pembebas umat-Nya. Ia sangat tahu kapan waktunya dan dengan cara bagaimana Ia menolong umat-Nya. Maka, yang diperlukan dari kita adalah berpikir positif bahwa TUHAN tidak pernah lalai menepati janji-Nya. Ia akan bertindak sesuai dengan kapasitas-Nya. Hanya saja, yang dibutuhkan dari kita adalah menantikan pertolongan TUHAN dan berusaha hidup benar, bertobat dari segala tingkah laku yang salah. [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Telinga Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang minta tolong!

Ayat Pendukung: Mzm. 130; Yeh. 1:1-3, 2:8—3:3; Why. 10:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...