Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat

Mazmur 130

Belum ada komentar 870 Views

Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. (Mzm. 130:2)

Di ruang gawat darurat sebuah rumah sakit umum daerah, terlihat kesibukan luar biasa. Seolah tak ada jeda perawat dan dokter bahu-membahu menolong belasan pasien. Namun, tampak ada seorang ibu marah, membentak seorang perawat. Ia merasa tim medis di rumah sakit itu lamban dalam menangani anaknya yang sedang kesakitan. Pengalaman ibu tersebut bisa saja terjadi pada kita. Ketika kita atau orang yang kita kasihi sakit, maka kita menghendaki agar dokter atau tim medis segera menanganinya. Kita tidak mau terlambat dan menderita berkepanjangan!

Tampaknya, pemazmur juga punya kegelisahan sama seperti kebanyakan orang. Dalam menghadapi kegetiran, bagaikan di jurang yang dalam, dia berseru, “Tuhan, dengarkanlah seruanku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku” (Mzm. 130:2)

Benarkah TUHAN tidak mendengar dan tidak menaruh perhatian? Ternyata tidak! TUHAN hadir sebagai penolong dan pembebas umat-Nya. Ia sangat tahu kapan waktunya dan dengan cara bagaimana Ia menolong umat-Nya. Maka, yang diperlukan dari kita adalah berpikir positif bahwa TUHAN tidak pernah lalai menepati janji-Nya. Ia akan bertindak sesuai dengan kapasitas-Nya. Hanya saja, yang dibutuhkan dari kita adalah menantikan pertolongan TUHAN dan berusaha hidup benar, bertobat dari segala tingkah laku yang salah. [Pdt. Nanang]

REFLEKSI:
Telinga Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang minta tolong!

Ayat Pendukung: Mzm. 130; Yeh. 1:1-3, 2:8—3:3; Why. 10:1-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...