Perempuan-Perempuan Tangguh

Matius 27: 57-66

1 Komentar 163 Views

Maria Magdalena dan Maria yang lain tinggal di situ duduk di depan kubur itu. (Mat. 27: 61)

Salah satu kebenaran yang harus jujur kita katakan adalah bahwa perempuan itu makhluk perkasa. Sembilan bulan seorang anak manusia dikandung dalam rahim perempuan yang berjuang antara hidup dan mati. Perempuan juga adalah penyaksi iman yang hebat. Dalam situasi sulit, merekalah yang kuat bertahan.

Saat para murid Yesus kocar-kacir karena tekanan massa, dan takut dituduh sebagai pengikut Yesus, para murid perempuan justru yang paling setia. Mereka menemani Yesus ke tiang gantungan sampai Ia menghembuskan nafas terakhir. Mereka juga yang menemani jenazah Yesus di makam yang gelap. Maria Magdalena dan Maria yang lain, dalam kesedihan yang mendalam tidak undur dari Yesus. Mereka tidak tahu bahwa Yesus akan bangkit! Namun, dalam ketidaktahuan itu mereka memberikan cinta dan bakti bagi Yesus. Mereka tidak takut dicibir. Mereka juga tidak takut dituduh sebagai konspirator untuk mencuri jenazah Yesus. Mereka tetap mengiring Yesus dengan setia. Mereka ini adalah tipikal perempuan tangguh.

Ketangguhan kita sebagai manusia itu diuji saat krisis datang melanda kehidupan. Kita lari dari iman yang benar, atau berpegang pada janji dan terus berkarya dengan setia walaupun harus menanggung susah? Belajar dari para Maria, dan para perempuan hebat lainnya, kiranya kita tegar dalam kesulitan, dan mampu mempersaksikan iman yang teguh dan inspiring. [Pdt. Hariman Pattianakotta]

REFLEKSI:
Melalui kisah para perempuan yang datang ke kubur Yesus, kita belajar tentang ketangguhan orang-orang yang sederhana yang mengasihi Yesus. Kita belajar setia mengasihi Yesus dalam kondisi yang sulit sekalipun.

Ayat Pendukung: Ayb. 14:1-14; Mzm. 31:1-4, 15-16; 1 Ptr. 4:1-8; Mat. 27:57-66
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Manusun

    Tuhan justru memperlihatkan kepeduliannya pada Kita melalui perempuan-perempuan yang dianggap lemah tetapi tangguh dalam spitulitas.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...